Jakarta: Fajar Nugra selama ini dikenal lewat penampilannya yang jenaka, baik sebagai komika maupun ketika bermain film. Namun, citra tersebut bakal berubah lewat perannya dalam film horor terbaru Pemikat Jiwa.
Dalam film arahan sutradara Dom Dharmo tersebut, Fajar Nugra dipercaya memerankan karakter bernama Jay. Berbeda dari karakter yang biasa dimainkannya, kali ini ia harus tampil sebagai laki-laki obsesif dan manipulatif.
Perubahan karakter Fajar menjadi salah satu kejutan yang ditawarkan Pemikat Jiwa. Penonton yang terbiasa menyaksikan sisi komedinya akan diperlihatkan penampilan berbeda melalui sosok Jay yang mengundang rasa kesal, takut, sekaligus tidak nyaman.
Respons terhadap perubahan akting Fajar mulai terlihat setelah penayangan gala premier Pemikat Jiwa. Sejumlah penonton menilai karakter Jay terasa mengganggu karena perilakunya memiliki kedekatan dengan realitas hubungan tidak sehat.
Bagi Fajar, Jay menjadi karakter yang berbeda dari berbagai peran yang pernah dimainkannya. Bahkan, ia menyebut karakter tersebut sebagai sosok paling gila yang pernah diperankannya di layar lebar.
“Ini karakter perdana di film yang gue anggap sinting atau gila. Awalnya saya takut menimbulkan sesi tawa penonton. Tapi lucu juga, di film ini pas pakai celana kolor, saya lihat penonton kok pada tertawa ya, haha,” ungkap Fajar.
Diakui Fajar, film Pemikat Jiwa memberikan kesempatan kepadanya untuk memperlihatkan kemampuan akting yang berbeda. Melalui karakter Jay, ia dituntut membangun sosok laki-laki dengan obsesi dan perilaku manipulatif yang menjadi bagian penting dari konflik cerita.
Proses mendalami karakter tersebut ternyata tidak berlangsung mudah. Fajar mengaku sempat merasa ragu ketika menjalani hari-hari pertama proses syuting Pemikat Jiwa.
"Jujur aja, empat hari pertama syuting dimulai, itu rasanya kayak ngawang, kayak ngambang banget. Kayak Ya Allah ini bener nggak ya aku bisa memerankan karakter Jay ini. Tapi memang kalau misalkan kata 'action', ya akan hilang juga bebannya karena emang Pak Dom nggak kerasa sutradara debut, jujur aja. Dia tuh banyak sekali kejutan di set," ujarnya.
Peran Fajar sebagai Jay tidak terlepas dari tema besar yang dibawa Pemikat Jiwa. Film tersebut mengangkat kisah tentang pelet, tetapi tidak hanya menggunakan unsur gaib sebagai sumber teror.
Pemikat Jiwa membawa penonton masuk ke dalam konflik tentang obsesi, manipulasi, dan cinta yang dipaksakan. Teror tidak hanya muncul dari kehadiran sosok gaib, tetapi juga perilaku manusia yang tidak mampu menerima penolakan.
Selain Fajar Nugra, Pemikat Jiwa turut menghadirkan Givina sebagai Wulan. Karakternya mengalami perubahan dari perempuan yang awalnya terlihat lembut menjadi sosok yang semakin berani, nekat, hingga kehilangan kendali terhadap dirinya sendiri.
Kehadiran Yuni Yasmin sebagai Sasi Geni juga menjadi bagian penting dari teror yang dihadirkan dalam film ini. Sosok tersebut sebelumnya telah diperkenalkan melalui poster dan trailer, tetapi penampilannya dalam film disebut menghadirkan teror yang lebih kuat.
Film Pemikat Jiwa diproduseri Shanker R.S dengan Rama Tribudiman sebagai Executive Producer. Film produksi Makara Production ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 Juli 2026.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan