Setelah film garapan Lionsgate ini menjadi sensasi global, pihak studio sedang giat menggarap sekuel Michael. Mereka kini tengah berdiskusi dengan investor dan analis terkait kelanjutan proyek tersebut, melansir laporan Variety, Kamis (21/5).
“Kami sangat antusias dengan kemajuan yang kami capai terkait film Michael yang kedua. Semua pembicaraan yang telah kami lakukan dengan semua pihak terkait terus berjalan dengan sangat lancar,” ungkap Kepala Lionsgate Motion Picture Group Adam Fogelson.
Masih Ada Cerita yang Belum Tersentuh
Film Michael yang tayang di bioskop tahun ini berakhir dengan adegan ketika sang Raja Pop menjalani tur solo global pertamanya pada pertengahan tahun 1987. Ia turut mencetak rekor lewat tur dunia album Bad.Masih ada berbagai fase kehidupan Jackson yang belum tersentuh dalam film pertama. Misalnya, kesuksesan album selanjutnya, Dangerous (1991), hingga kontroversi yang menghantui Jackson sepanjang sisa hidupnya. Terutama terkait berbagai tuduhan pelecehan seksual terhadap anak-anak.
“Saya akan mengatakan bahwa ada banyak sekali kisah Michael Jackson yang sangat menghibur, dan sebagian besar bagian terbesar dan paling populer dari katalog musiknya yang tidak disinggung dalam film pertama," kata Fogelson.
Ia juga menyebut bahwa urutan cerita proyek-proyek Michael di masa depan mungkin tidak disusun secara kronologis.
“Kita bisa maju mundur dalam menceritakan kisah ini,” tambah pimpinan Lionsgate itu.
Drama di Balik Produksi Film Michael
Meskipun Michael menjadi film yang sangat laris di box office, proses produksinya dikabarkan berlangsung kacau. Film ini semula direncanakan untuk mengeksplorasi dampak tuduhan pelecehan seksual terhadap kehidupan Jackson. Bahkan, hampir seluruh bagian ketiga Michael didedikasikan untuk skandal tersebut.Namun, rencana itu harus dibatalkan setelah produser sekaligus pihak pengacara warisan Jackson menyadari adanya klausul dalam perjanjian penyelesaian dengan salah satu terduga korban.
Sang korban melarang adanya penggambaran atau penyebutan dirinya dalam film apa pun terkait insiden ini. Belum jelas bagaimana film sekuel nanti akan menangani periode tersebut dalam kehidupan Jackson tanpa melanggar ketentuan perjanjian.
Biaya Produksi Bisa Dipangkas
Kendati demikian, Fogelson mengatakan bahwa sebagian materi yang dipotong dapat digunakan dalam sekuel. Hal itu pun berpotensi mengurangi biaya produksi film.Baca Juga :
Dibayar Rp432 Miliar, Sutradara dan Produser Film Michael Hapus Adegan Pelecehan Terhadap Anak
“Kami memperkirakan sudah ada 25 hingga 30 persen materi film kedua yang telah direkam dari aktivitas produksi sebelumnya, dan tentu saja hal itu akan memberikan manfaat finansial pada akhirnya,” pungkasnya.
Michael memiliki anggaran produksi lebih dari US$155 juta atau sekitar Rp2,7 triliun. Film ini pun meraup lebih dari US$700 juta atau Rp12,4 triliun di box office global sehingga menjadi salah satu film terlaris tahun 2026.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News