Film yang dibintangi Robert Pattinson dan Zendaya itu sudah tayang sejak 22 April 2026 di Indonesia secara terbatas. Distributor film independen tersebut mengatakan, jika dalam dua hari penayangan The Drama hanya meraih sedikit penonton, film tersebut terancam langsung turun layar.
“Jika kamu ingin nonton & film ini tayang di XXI kotamu, tontonlah SECEPATNYA. Ingat: jika saat 2 hari pertama jumlah penontonnya sedikit, sangat mungkin Jumat 24 April filmnya tidak tayang lagi di kotamu,” tulis mereka via akun X @FeatPictures, dikutip pada Rabu (22/4).

Daftar Bioskop yang Tayangkan The Drama di Indonesia (Foto: X @FeatPictures)
Dalam unggahan tersebut, Feat Pictures turut merilis daftar 54 bioskop di seluruh Indonesia yang menayangkan film drama komedi romantis gelap itu. Diketahui film The Drama sudah premier di Amerika Serikat sejak 17 Maret lalu.
“Peringatan” yang dirilis Feat Pictures merupakan upaya mereka sebagai distributor untuk mendulang penonton di tengah persaingan ketat film yang akan tayang perdana pekan ini.
Selain The Drama, film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja dan film horor dari cerita rakyat Minahasa, Songko, juga akan tayang pada pekan ini.
Daftar film baru yang rilis pada jendela April ini terbilang padat, baik lokal maupun asing. Sejak awal bulan, bioskop Indonesia terus digempur oleh banyak film: The King's Warden dari Korea, Lee Cronin's The Mummy dari Hollywood, serta Ghost in the Cell karya sineas lokal, Joko Anwar.
Padatnya jadwal film baru pada bulan ini bisa jadi karena menyediakan ruang untuk sekuel The Devil Wears Prada 2 yang sangat diantisipasi pada 29 April mendatang. Film ini gencar melakukan promosi sejak beberapa bulan lalu dan amat dinantikan penggemar Miranda Priestly.
Selain itu, ada juga film biopik Michael Jackson, Michael, yang penjualan tiketnya sudah mulai dilakukan untuk penayangan lebih awal di IMAX pada 22 April 2026 meski film itu baru dijadwalkan tayang reguler pada Mei 2026.
The Drama dibintangi Zendaya dan Robert Pattinson sebagai pasangan tunangan bahagia yang hubungannya diuji oleh sebuah pengungkapan tak terduga seminggu sebelum pernikahan mereka.
Film garapan sutradara Kristoffer Borgli ini dirilis perdana di Amerika Serikat oleh studio A24 pada 3 April. Film ini menerima ulasan positif dari para kritikus dan telah menghasilkan pendapatan kotor sebesar US$83 juta (Rp1,42 triliun) di seluruh dunia dari anggaran US$28 juta (Rp482 miliar). (Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News