Gossip Girl Indonesia. (Foto: Dok. GoPlay)
Gossip Girl Indonesia. (Foto: Dok. GoPlay)

Perbedaan Gossip Girl Indonesia dengan Versi Asli

Hiburan Gossip Girl Indonesia
Cecylia Rura • 08 Februari 2020 15:31
Jakarta: Kalyana Shira Films bersama GoPlay mengadaptasi langsung serial drama populer asal Amerika Serikat, Gossip Girl milik Warner Bros. Selain Indonesia, sejumlah negara lain yang mengadaptasi Gossip Girl antara lain Turki (Kucuk Sirlar atau Little Secrets, 2012), Tiongkok (China Girl, 2012), Meksiko (Gossip Girl: Acapulco, 2013), dan Thailand (Gossip Girl: Thailand, 2015).
 
Gossip Girl versi Indonesia dikepalai Nia Dinata sebagai showrunner, sutradara, sekaligus penulis. Nia turut melibatkan Lucky Suwandi, Andri Cung, dan Aria Pritanegara sebagai sutradara. Sebagai penulis ada Melissa Karim, juga Lucky Kuswandi dan Andri Cung. Ayushita mengisi peran voice over dalam Gossip Girl Indonesia.
 
Serial populer ini tak seutuhnya mengadaptasi cerita aslinya. Lantas, sejauh mana Gossip Girl Indonesia menayangkan kemiripan elemen dalam serialnya?
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Kombinasi nama keluarga representasi kemajemukan di Indonesia
 
Ada beberapa nama pemain yang dipertahankan nama depannya. Seperti empat pemain utama yaitu Serena, Blair, Dan, serta Nate. Nama keluarga yang mengekor diadaptasi dari sejumlah nama keluarga dengan kultur kuat seperti Hadiningrat dari Jawa dan Siregar dari Sumatera.
 
"Mau menunjukkan bahwa tingkat feodalisme antara anak dan orangtua, ada restriction tertentu. Itu kebanyakan ada di kultur Jawa. Jadi mewakilinya adalah dengan Jawa. Tapi enggak semuanya kita Jawa," kata Pritagita Arianegara kepada Medcom.id, sutradara tiga episode dalam serial.
 
Nia Dinata pun mengadaptasi fenomena perkawinan silang ras yang terjadi di Indonesia. Itu sebabnya, nama-nama seperti Blair Hadiningrat, Serena Darsono, dan Nate Siregar dianggap lumrah.
 
"Sama saja itu realita di Indonesia," ungkapnya.
 
2. Isu sosial di kalangan remaja dan Gen Z kelas elit dan menengah
 
Gossip Girl Indonesia menggunakan latar waktu 2019. Isu-isu yang diangkat pun seputar kalangan elit dan menengah di Jakarta. Seperti perilaku anak-anak muda saat berpacaran, tanggapan atas pelecehan seksual, kecanggihan teknologi internet, isu kesehatan mental, hingga hubungan orangtua dan anak.
 
"Sebagai anak dua juga mengkritik orangtuanya. Maksudnya hobi banget menutup-nutupi kekurangan anak-anaknya. Padahal isu depresi itu penting. Tapi Ibu Lily masih menutupi," kata Nia Dinata.
 
3. Perayaan tahunan thanksgiving diganti menjadi acara buka puasa
 
Menyesuaikan kultur Indonesia dengan mayoritas berahama Muslim, Gossip Girl Indonesia mengganti perayaan tahunan Amerika thanksgiving menjadi buka puasa. Tentunya, ada isu tersendiri juga yang disinggung di sini.
 
"Kita tidak merayakan thanksgiving, tapi apa yang kira-kira kita bisa kumpulkan orang-orang dan isu buka puasa kalau di kalangan 'top' itu seperti apa," ungkap Prita.
 
4. Cerita cinta dan konflik sosial
 
Tak hanya menampilkan hingar bingar kehidupan para borjuis, ada keluarga Diki Hakim yang menjadi subjek komparasi mereka. Pada akhirnya, Gossip Girl Indonesia juga menampilkan semua orang memiliki tabiat yang sama meski dari status sosial berbeda.
 
"Ini cerita yang menarik. Bukan hanya sekadar milik atas tapi background-nya memang yang menengah ke atas. Background-nya aja. Kalau dari ceritanya bahkan Amerika itu relate di semua kalangan," kata Prita.
 
5. Penambahan karakter
 
Bukan tidak mungkin Gossip Girl Indonesia juga mengikuti jejak serial aslinya untuk dibuatkan season baru setelah sembilan episode pertama. Dalam beberapa episode bakal ada pemain tambahan.
 
"Pasti ada. Seperti diceritanya di sana (Gossip Girl Amerika) ada lagi tapi enggak merusak tujuh main cast ini," kata Prita.
 
Sayangnya, belum diketahui pasti apakah Gossip Girl Indonesia juga akan berlanjut ke season selanjutnya. "Itu masih rahasia, hehe," kata Prita.
 
Gossip Girl Indonesia dikepalai Nia Dinata sebagai showrunner, sutradara, sekaligus penulis. Serial ini juga melibatkan Lucky Kuswandi, Andri Cung, dan Pritagita Arianegara sebagai sutradara. Lucky Kuswandi, Andri Cung, dan Melissa Karim ikut menulis naskah. Sementar itu Ayushita memegang peran mengisi voice over dalam cerita.
 
Gossip Girl Indonesia dibintangi Amanda Rawles (Serena Darsono), Jihane Almira (Blair Hadiningrat), Nate Siregar (Arya Vasco), Baskara Mahendra (Danny Hakim), Rayssa Dynta (Jenny Hakim), dan Tatyana Akman (Vanessa).
 
Gossip Girl Indonesia tayang hanya di GoPlay mulai 14 Februari 2020. Episode terbaru serial ini diunggah setiap Jumat hingga episode kesembilan.

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif