The Blair Witch Project (Foto: IMDb)
The Blair Witch Project (Foto: IMDb)

Film Horor Klasik The Blair Witch Project Resmi Di-reboot

Elang Riki Yanuar • 25 Juni 2026 08:24
Ringkasnya gini..
  • The Blair Witch Project akan kembali lewat versi reboot yang dijadwalkan tayang di bioskop pada September 2027.
  • Lionsgate menyiapkan pendekatan baru untuk memperkenalkan The Blair Witch Project kepada generasi penonton yang lebih muda.
  • Film horor found footage legendaris ini kembali dengan dukungan sejumlah kreator dan pemeran dari film aslinya.
Jakarta: Film horor klasik The Blair Witch Project akan kembali ke layar lebar dalam versi reboot. 
 
Pengumuman ini disampaikan oleh studio film Lionsgate lewat media sosialnya pada Selasa (23/6). Meski belum ada detail lebih lanjut tentang alur cerita, Blair Witch Project direncanakan tayang pada 24 September 2027.
 
Waralaba film horor bergenre found footage ini terakhir kali tayang di layar lebar 10 tahun lalu melalui film ketiganya, Blair Witch. 

Menurut laporan Variety, reboot ini akan menghadirkan pendekatan baru sekaligus memperkenalkan kembali waralaba The Blair Witch Project kepada generasi penonton yang lebih muda.
 


 
Proyek reboot ini akan disutradarai oleh Dylan Clark. Namanya mulai dikenal luas lewat film pendek Portrait of God. Sejak dirilis tiga tahun lalu, film tersebut telah ditonton lebih dari 10 juta kali di YouTube.
 
Perjalanan Clark menembus Hollywood mirip dengan kesuksesan Kane Parsons—sutradara Backrooms—dan Curry Barker—sutradara Obsession. Mereka sama-sama lebih dahulu merilis film pendek pada kanal YouTube sendiri sebelum memproduksi film layar lebar.
 
Saat dirilis pada 1999, The Blair Witch Project dianggap sebagai salah satu film horor paling berpengaruh pada masanya berkat pendekatan penceritaan dan strategi pemasarannya yang inovatif.
 
Dibuat dengan anggaran yang sangat rendah, film ini memperkenalkan genre horor "found footage" ke dalam budaya populer. Film tersebut dikemas seolah-olah merupakan rekaman yang ditemukan setelah tiga pembuat film dokumenter menghilang saat menyelidiki legenda urban tentang Blair Witch di sebuah hutan.
Tim produksi turut memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat di era awal internet dengan membuat situs web fiktif dari The Blair Witch Project. Hal ini membuat banyak penonton mempertanyakan apakah kisah dalam film tersebut benar-benar nyata.
 
Strategi tersebut berhasil menciptakan antusiasme besar dan mengantarkan film horor itu menjadi salah satu film independen tersukses sepanjang masa dengan pendapatan lebih dari US$248 juta (Rp4,4 triliun) di seluruh dunia.
 
Dua anggota pemeran film aslinya, Joshua Leonard dan Michael C. Williams, akan bertindak sebagai produser eksekutif untuk reboot ini, bersama dengan para pembuat film aslinya, Eduardo Sánchez, Daniel Myrick, dan Gregg Hale.
 
Menariknya, Joshua Leonard termasuk salah satu anggota pemeran film asli yang sempat menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap rencana reboot pada 2024. Saat itu, ia juga membahas sejumlah kesalahpahaman publik terkait kesuksesan film pertama.
 

 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA