Aktor Chicco Jerikho (Foto: Krispen)
Aktor Chicco Jerikho (Foto: Krispen)

Cerita Tak Terlupakan Chicco Jerikho, Related Film Aum!

Hiburan chicco jerikho
Sunnaholomi Halakrispen • 02 Oktober 2021 20:28
Jakarta: Film Aum! telah tayang di Bioskop Online. Film ini berlatar kejadian pada tahun 1998. Pemainnya, Chicco Jerikho, mengungkapkan cerita tak terlupakan yang dialaminya pada kala itu.
 
"Saya mengalaminya langsung. Karena kebetulan di tahun 1998 saya masih SMP dan saya tinggal di daerah Jakarta Pusat, di belakang rumah Keluarga Cendana," ucap Chicco kepada Medcom.id di Kedai Filosofi Kopi Pasar Baru.
 
Dia ingat betul bagaimana kondisi mencekam saat itu. Di sekeliling tempat tinggalnya, dipenuhi orang-orang yang entah siapa dan dari mana asal mereka. Tentu tidak ada rasa aman apalagi nyaman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi panser, tentara, aparat, itu berjaga-jaga di sana. Kerumunan masyarakat juga menyerang ke sana, jadi sekolah diliburkan," tuturnya.
 
"Takut itu pasti, karena situasinya cukup mencekam saat itu. Tapi rasa penasaran tinggi, jadi saya suka menerobos ke sana untuk melihat keramaian, naik sepeda ke Semanggi, ke Sudirman," kenangnya.
 
Usia remaja membuatnya ingin tahu tentang peristiwa apa yang membuat orang ketakutan. Chicco sendiri mengaku takut. Namun, pria berdarah Thailand dan Batak ini semakin memahami yang terjadi tahun itu.
 
"Paham. Karena diperbicangkan keluarga kan, 'awas lagi ada kerusuhan, jangan ke mana-mana'. Kebetulan juga ada teman kakak saya yang menjadi korban, meninggal sekeluarga karena dibakar rukonya," paparnya.
 
Film Aum! mengajak penonton memaknai kembali arti perjuangan dan kebebasan berpendapat. Meskipun saat ini hak berpendapat telah dibebaskan, namun Chicco mengingatkan adanya batasan. Dalam hal ini, bertanggung jawab atas pendapat yang kita utarakan.
 
"Kebebasan berpendapat, ekspresi, itu penting. Tapi biar bagaimana pun juga ketika dikasih kebebasan itu ya kita harus mempertanggung jawabkan apa yang kita perbuat," jelasnya.
 
"Kita membuat film ini sebenarnya untuk mengingatkan kembali atas apa yang telah diperjuangkan dahulu oleh teman-teman saat era reformasi tahun 1998, dan mengingatkan kembali atas tujuan reformasi itu apa sih. Apakah sudah tercapai sampai sekarang. Sekalian memberikan hiburan dalam bentuk film," pungkasnya.

 
(PEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif