"Si Doel mencapai 1,7 juta penonton, saya yakin seyakinnya minimal sama dengan tahun lalu. Karena Si Doel ini punya penonton fanatik. Artinya yang pasti nonton, karena dia enggak mungkin enggak nonton, ini ada kelanjutan," terang Rano Karno di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Juni 2019.
Dalam babak pertama diberi sentuhan cliffhanger ending dan memberikan kebebasan penonton untuk berekspektasi, sembari Doel 2 dan 3 digarap. Rano menjamin, kisah pergolakan batin ini akan selesai dalam babak ketiga.
Jika dalam Si Doel pertama adalah perkenalan konflik antara Sarah dan Doel di Belanda, maka sekuelnya banyak menampilkan pergulatan batin Zaenab, serta Doel yang makin resah dalam memilih tanpa menyakiti siapapun. Rano sedikit memberi bocoran lokasi syuting untuk akhir dari kisah triloginya.
"Kalau yang pertama 70 persen Belanda, yang kedua 70 persen di Jakarta. Yang ketiga di mana? 100 persen di Indonesia," kata Rano.
Si Doel The Movie 2 tayang di bioskop 4 Juni 2019. Artinya, film ini bersaing dengan tiga judul yang tayang di tanggal sama yakni Ghost Writer, Hit & Run, dan Single Part 2. Namun Rano Karno tidak menganggap ini sebagai persaingan tetapi variasi genre dari film-film Indonesia yang mendominasi layar di rumah sendiri.
"Kita bersyukur tahun ini hanya film Indonesia. Kalau film asing yang baru cuma satu Godzilla, yang lain boleh dibilang film agak lama. Jadi sekarang ini genrenya agak banyak variasi, ada action, drama, horor, horor komedi. Tidak bersaing dalam pengertian genrenya," terang Rano.
Selepas momen Idulfitri, Si Doel The Movie 2 melakukan tur promo ke beberapa kota dimulai besok di Depok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News