Lewat drama ini, iQIYI kembali mengangkat kisah dari sudut pandang perempuan. Karakter utamanya digambarkan sebagai sosok perempuan yang aktif mengambil keputusan, berjuang menghadapi tekanan, dan menemukan kekuatannya sendiri di tengah berbagai tekanan yang dihadapinya.
Claresta Taufan yang berperan sebagai sang tokoh utama, Andini, mengaku mendapat banyak pelajaran dari karakter tersebut. Menurutnya, memainkan peran ini pun menjadi tantangan tersendiri baginya.
"Menurut aku, Bunga di Tepi Jurang wajib banget ditonton karena menceritakan perjalanan seorang perempuan yang berjuang mewujudkan cita-citanya," ujarnya.
Bunga di Tepi Jurang sendiri mengisahkan masa dalam hidup Andini saat harus menghadapi konsekuensi dari pilihan-pilihan masa lalu sekaligus mempertaruhkan segalanya demi mempertahankan apa yang paling berharga baginya.
Sepanjang cerita, penonton akan diajak mengikuti bagaimana Andini menghadapi tekanan dari berbagai arah, mulai dari keluarga, karier, hingga percintaan, sambil perlahan menemukan kekuatan untuk menentukan arah hidupnya sendiri.
Sementara itu, judul serial ini merupakan metafora perjalanan Andini sebagai sosok yang tetap berusaha tumbuh dan mempertahankan jati dirinya, meski berdiri di titik paling rentan dalam hidupnya.
| Baca juga: Haico Van der Veken Bongkar Misteri Kematian Saudara Kembar di Bercinta Dengan Maut |
Pemain Bunga di Tepi Jurang

Berkolaborasi dengan Leo Pictures, drama ini berada di bawah arahan sutradara Angling Sagaran dan didukung oleh jajaran aktris dan aktor terkemuka Indonesia, termasuk Claresta Taufan, Stefan William, Aliando Syarief, dan Derby Romero.
Selain deretan pemeran utama, Bunga di Tepi Jurang juga menampilkan aktor legendaris Anjasmara, aktor muda yang sedang naik daun Raden Rakha, serta artis asal Thailand, Moshlong.
Setiap karakter yang hadir akan membawa dinamika baru dalam kehidupan Andini, memperumit setiap keputusan yang diambil sekaligus menguji sejauh mana Andini mampu mempertahankan prinsip dan keyakinannya.
Trailer Bunga di Tepi Jurang
Bunga di Tepi Jurang dijadwalkan tayang pada 31 Juli mendatang. Sementara itu, serial ini memiliki total 12 episode. Yuk, intip trailernya di bawah ini!| Baca juga: Kolaborasi V+Short dan IQIYI Sajikan Konten Micro Drama di Indonesia |
Komitmen iQIYI Hadirkan Konten Lokal Berkualitas
Dinesh Ratnam, Senior Managing Director for Southeast Asia iQIYI, mengatakan Bunga di Tepi Jurang juga menjadi lanjutan dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan deretan drama original Indonesia berkualitas.“Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dalam dan lebih personal bagi penonton, sekaligus menegaskan komitmen iQIYI Indonesia dalam menghadirkan drama original berkualitas tinggi,” ujarnya.
Hal selaras juga disampaikan oleh Ikhsan Sasmita, Head of Original Content iQIYI Indonesia. Ia berharap drama ini dapat memperkuat posisi platform sebagai rumah bagi cerita-cerita lokal yang berani mengeksplorasi tema-tema kompleks dan penuh kejutan.
“Kami percaya cerita lokal yang kuat lahir dari realitas yang dekat dengan kehidupan penonton,” pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda