Aisyah Aqillah (Foto: Dokumen Pribadi)
Aisyah Aqillah (Foto: Dokumen Pribadi)

Aisyah Aqillah Belajar Kayang Demi Adegan Kesurupan di Film The Doll Ghawiah

Agustinus Shindu Alpito • 18 Oktober 2026 18:19
Ringkasnya gini..
  • Aktris Aisyah Aqillah menghadapi tantangan fisik saat menjalani proses syuting film horor The Doll: Ghawiah.
  • Ia harus mempelajari gerakan kayang untuk mendukung adegan kesurupan, meski mengaku tubuhnya tidak terlalu fleksibel.
  • Selain tantangan fisik, proses syuting bagian akhir The Doll: Ghawiah untuk Aisyah memerankan kesurupan tersebut, juga membutuhkan lokasi khusus.

 

Jakarta: Aktris Aisyah Aqillah menghadapi tantangan fisik saat menjalani proses syuting film horor The Doll: Ghawiah. Ia harus mempelajari gerakan kayang untuk mendukung adegan kesurupan, meski mengaku tubuhnya tidak terlalu fleksibel.

Aisyah mengungkapkan adegan tersebut menjadi pengalaman baru baginya karena sebelumnya belum pernah menjalani adegan kesurupan. Tantangan itu membuatnya harus mempelajari gerakan fisik yang sesuai dengan kebutuhan adegan.

“Ini tuh new challenge buat aku, untuk belajar kayang. Badan aku sebenarnya enggak se-flexible itu,” ujar Aisyah dalam sesi wawancara Press Conference Minggu, 18 Oktober di XXI Agora Mall.

Meski menghadapi kesulitan, Aisyah tetap berusaha mencoba gerakan tersebut. Proses belajar dilakukan langsung di lokasi syuting dengan bantuan koordinator yang membimbing para pemain dalam mempersiapkan koreografi dan memperhatikan keselamatan.

Aisyah Aqillah Belajar Koreografi Adegan Kesurupan

Dalam proses produksi The Doll: Ghawiah, para pemain mendapatkan pendampingan untuk mempelajari gerakan yang dibutuhkan dalam adegan. Koordinator membantu mengarahkan koreografi sekaligus memberikan panduan keselamatan selama pengambilan gambar.
 

Aisyah menjelaskan, para pemain mempelajari gerakan secara langsung di lokasi. Persiapan tersebut diperlukan agar adegan dapat dijalankan sesuai arahan produksi.

Ia juga mengapresiasi kerja keras para pemain dan kru yang terlibat dalam proses syuting, terutama ketika harus menjalani adegan yang membutuhkan tenaga fisik.

Syuting Enam Hari di Set Rumah Kaca

Selain tantangan fisik, proses syuting bagian akhir The Doll: Ghawiah untuk Aisyah memerankan kesurupan tersebut, juga membutuhkan persiapan lokasi khusus. Aisyah mengungkapkan pengambilan gambar untuk bagian tersebut berlangsung selama enam hari di sebuah rumah kaca yang dibangun dari awal.

Ukuran set rumah kaca itu disebut menyerupai lapangan tenis. Pembangunannya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk memenuhi kebutuhan adegan.

“Efeknya kita bangun total set rumah kaca itu. Jadi, dari nol kita buat. Kita bersebulan kita buat,” ungkap Guntur Soeharjanto. 

Set tersebut dirancang khusus karena terdapat adegan yang mengharuskan kaca-kaca dihancurkan. Dengan demikian, tim produksi perlu membangun lokasi yang sesuai dengan kebutuhan pengambilan gambar.

Film horor The Doll: Ghawiah dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026. 

(Annisa Julinah)



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA