NARUTO ANIME VISUAL GALLERY (Sumber: naruto-official.com)
NARUTO ANIME VISUAL GALLERY (Sumber: naruto-official.com)

3 Anime Lawas Legendaris yang Masih Worth It Buat Ditonton

Elang Riki Yanuar • 10 September 2026 13:04
Ringkasnya gini..
  • Dragon Ball, Captain Tsubasa, dan Naruto membuktikan bahwa anime lawas dengan jalan cerita mendalam tak pernah kehilangan daya pikatnya.
  • Ketiganya menyajikan aksi dramatis, perkembangan karakter yang nyata, serta hubungan persahabatan dan rivalitas yang sangat emosional.
  • Serial legendaris ini mengajarkan pentingnya kerja keras, konsistensi, dan semangat pantang menyerah untuk menggapai mimpi tertinggi.

Jakarta: Anime zaman dulu punya daya tarik tersendiri yang bikin penontonnya susah berpaling. Jalan ceritanya tidak terburu-buru, perkembangan karakternya terasa nyata, dan emosi yang disampaikan benar-benar membekas. Kalau mau nostalgia atau baru pertama kali mencoba maraton anime jadul, tiga judul besar ini punya cerita detail yang tidak bakal bikin bosan.

Dragon Ball: Petualangan Berburu Bola Naga hingga Pertarungan Luar Angkasa (1984)

Petualangan ini dimulai dari cerita yang sangat polos dan penuh humor. Semuanya bermula saat gadis jenius bernama Bulma bertemu dengan Goku, anak laki-laki aneh berekor kera yang tinggal sendirian di hutan. Bulma sedang berburu tujuh bola naga ajaib yang konon bisa mengabulkan permintaan apa saja jika berhasil dikumpulkan. Dari pertemuan itu, Goku mulai menjelajahi dunia luar, berguru pada Pertapa Genit, dan rutin mengikuti turnamen bela diri sejagad. Seiring berjalannya waktu dan Goku yang beranjak dewasa, skala cerita meluas secara drastis. Musuh yang dihadapi tidak lagi sekadar geng penjahat lokal, melainkan bangsa alien Saiya, penguasa antariksa seperti Frieza, hingga monster ciptaan laboratorium seperti Cell dan Majin Buu. Menonton Dragon Ball akan membawa emosi melihat proses bertumbuhnya Goku dari anak kecil polos yang hanya tahu makan dan silat, hingga menjadi seorang pahlawan yang melindungi bumi.

(Sumber: Youtube @DB-Z)

Captain Tsubasa: Perjuangan Anak Desa Menembus Panggung Dunia (1981)

Ini bukan sekadar cerita pertandingan bola biasa, tetapi drama perjuangan anak muda yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk si kulit bundar. Tokoh utamanya adalah Tsubasa Ozora, seorang anak SD yang baru pindah ke Kota Nankatsu dengan prinsip hidup bahwa bola adalah temannya. Di sekolah barunya, Tsubasa bertemu dengan berbagai kawan dan rival sejati, mulai dari kiper jenius Genzo Wakabayashi hingga penyerang tangguh Hyuga Kojiro. Jalan ceritanya terus berkembang secara mendalam dari kejuaraan antarsekolah dasar, jenjang sekolah menengah, hingga perjuangan Tsubasa menembus liga profesional di Eropa demi membawa tim nasional Jepang bertanding di ajang Piala Dunia. Setiap pertandingannya disajikan sangat dramatis lewat jurus-jurus tendangan ikonik seperti Drive Shoot milik Tsubasa atau Tiger Shot milik Hyuga, berpadu dengan dinamika kerja sama tim dan rasa saling hormat antarrival yang membakar semangat.

(Sumber: Youtube @fobosphere)

Naruto: Dari Bocah Kesepian hingga Menjadi Pahlawan Dunia Ninja (1999)

Naruto menawarkan kisah fantasi dunia ninja yang sangat luas dengan aturan dan sejarah yang digarap amat rapi. Naruto Uzumaki harus tumbuh dengan takdir kelam karena di dalam tubuhnya tersegel monster Rubah Ekor Sembilan yang pernah menghancurkan Desa Konoha. Tanpa orang tua dan dibenci oleh hampir seluruh warga desa, Naruto tidak memilih untuk dendam. Dia justru bertekad kuat untuk menjadi Hokage, yaitu pemimpin tertinggi di desanya, agar semua orang mau mengakui keberadaannya. Cerita berkembang semakin kompleks ketika Naruto bergabung dalam Tim 7 bersama Sakura dan Sasuke Uchiha, rival utamanya yang membawa misi dendam pribadi. Konflik yang disajikan tidak hanya seputar pertarungan jurus ninja, tetapi juga menggali latar belakang musuh secara mendalam, seperti organisasi Akatsuki sehingga penonton bisa memahami alasan di balik setiap tindakan para karakternya.

 

(Sumber: Youtube @vizmedia)

Semangat Pantang Menyerah yang Tak Lekang oleh Zaman

Ketiga anime ini membuktikan bahwa cerita yang bagus tidak akan pernah tergerus oleh zaman. Dragon Ball, Captain Tsubasa, dan Naruto sama-sama mengajarkan bahwa untuk mencapai pilar tertinggi dalam hidup. Baik menjadi petarung terkuat, pesepak bola dunia, maupun pahlawan desa tidak ada jalan pintas yang instan. Semuanya membutuhkan kerja keras, proses belajar dari kegagalan, serta keberadaan sahabat dan rival yang saling mendorong untuk melampaui batas kemampuan. Melalui racikan aksi, emosi, dan pesan moral yang kuat, ketiganya tidak hanya layak disebut sebagai anime legendaris, tetapi juga menjadi tontonan yang akan selalu memberikan inspirasi serta keseruan yang sama bagi siapa saja yang menyaksikannya. 



(Dinda Intan Ramadhani)


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA