Pemain serial Sleeping with the Enemy (Foto: instagram)
Pemain serial Sleeping with the Enemy (Foto: instagram)

Cinta Laura Tak Mau Penonton Jijik Lihat Adegan Intimnya di Sleeping with the Enemy

Elang Riki Yanuar • 16 Juli 2026 08:21
Ringkasnya gini..
  • Cinta Laura memastikan adegan intim di Sleeping with the Enemy dibuat dengan sudut pandang perempuan agar penonton tidak merasa jijik.
  • Adegan intim Cinta Laura dan Randy Martin dijalani dengan aturan ketat serta pendampingan intimacy coordinator demi kenyamanan pemain.
  • Randy Martin mengaku gugup beradu akting dengan Cinta Laura dalam Sleeping with the Enemy yang memadukan genre action dan thriller.
Jakarta: Cinta Laura memastikan adegan intim yang akan ditampilkan dalam serial terbarunya, Sleeping with the Enemy, tidak dibuat untuk mengeksploitasi perempuan. Dia ingin penonton, khususnya perempuan, tetap merasa nyaman dan tidak jijik ketika menyaksikan adegan tersebut.
 
Cinta mengungkapkan bahwa pendekatan yang digunakan dalam penggarapan adegan intim menjadi perhatian penting bagi sutradara Rizal Mantovani. Konsep sudut pandang perempuan dipilih agar adegan sensitif tetap memiliki nilai artistik dan tidak sekadar menjadikan tubuh perempuan sebagai objek tontonan.
 
"Pak Rizal juga ingin scene-scene tersebut dilakukan melalui 'female gaze'. Dalam arti, saat perempuan menonton scene ini, mereka tidak akan merasa jijik atau dieksploitasi," tutur Cinta Laura di Jakarta.

Tidak hanya memikirkan bagaimana adegan tersebut akan diterima penonton, tim produksi Sleeping with the Enemy juga memberikan perhatian terhadap keamanan dan kenyamanan para pemain. Cinta mengungkapkan seluruh adegan intim telah dipersiapkan melalui prosedur yang jelas sebelum proses syuting dilakukan.
 
Para pemain mengikuti workshop intimasi dan mendapat pendampingan dari intimacy coordinator. Kehadiran tenaga profesional tersebut membantu para pemain menentukan batasan mengenai kontak fisik yang diperbolehkan maupun yang harus dihindari selama menjalani adegan.
Menurut Cinta, setiap gerakan bahkan telah dikategorikan menggunakan sistem warna. Kesepakatan itu dibuat agar pemain dapat memahami batasan satu sama lain sekaligus mencegah terjadinya tindakan yang membuat lawan main merasa tidak nyaman.
 
"Misalnya oh, pegang kepala itu lampu merah, yang artinya nggak boleh pegang. Atau pegang pundak itu lampu kuning, yang dalam arti boleh tapi harus bertanya dulu. Atau pegang tangan itu lampu hijau," jelasnya.
 
Randy Martin yang menjadi salah satu lawan main Cinta mengakui dirinya sempat merasa tegang menghadapi proyek tersebut. Selain harus membangun chemistry, Randy juga dituntut menjalani sejumlah adegan intim bersama Cinta.
 
"Sebenarnya mungkin dalam setiap project, saya tuh selalu punya rasa nervous ya. Tapi especially yang in this case, di project ini berlawan main dengan Cinta gitu," ungkap Randy Martin.
 
Sleeping with the Enemy merupakan serial terbaru produksi Hitmaker Studios yang memadukan unsur action dan thriller. Produser Rocky Soraya menyebut proyek tersebut sebagai salah satu serial terbesar dan termahal yang pernah diproduksi oleh rumah produksinya.
 
Serial yang dibintangi Cinta Laura, Randy Martin, dan Anthony Xie tersebut dijadwalkan mulai menjalani proses syuting pada Jumat, 17 Juli 2026. Sleeping with the Enemy nantinya akan ditayangkan melalui platform streaming WeTV.
 
"Ini merupakan title baru yang sedang dikerjakan bersama Hitmaker Studios. Kami meminta dukungan dari semua pihak agar proses syuting berjalan dengan baik," kata Executive Producer & Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea.
 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA