Aktris Tara Basro yang berperan sebagai Maya dalam film itu, mengaku proses syuting dilakukan di kawasan pedesaan terpencil. Bahkan beberapa lokasi set belum dijamah manusia.
"Banyak set yang belum pernah dipakai sama sekali sehingga kru harus membuka jalan untuk sampai ke sana," kata Tara, saat konferensi pers Perempuan Tanah Jahanam, di Jakarta.
Tara menjelaskan proses pengambilan gambar dilakukan di desa-desa kawasan Jawa Timur seperti Malang, Gempol, Lumbang, Bromo, Lumajang, Ijen, dan Banyuwangi. Melakukan syuting di lokasi ini diakui Tara cukup mencekam. Namun hal itu dapat teratasi.
"Ya karena kita selalu ramai-ramai di set. Enggak sendiri, kalau sendiri, malas," ungkap Tara.
Lagipula, kata Tara, film Perempuan Tanah Jahanam merupakan karya Joko Anwar yang terkenal dengan ide-ide gilanya. Jadi, Tara mengaku harus selalu siap dengan segala konsekuensi tak terduga yang dihadirkan sutradara asal Medan, Sumatra Utara itu.
"Bang Joko selalu punya ide baru yang diceritakan. Enggak pernah sama dan menantang buat para pemainnya," tandasnya.
Trailer Perempuan Tanah Jahanam bisa disaksikan di YouTube dengan durasi 1 menit 46 detik. Cuplikan dimulai ketika dua sahabat, Maya (Tara Basro) dan Dini (Marissa Anita), tengah mengeluh soal bisnis dan pekerjaan yang sedang dijalani. Mereka nyaris bangkrut.
Mereka kemudian memilih hengkang sari kota ke sebuah pedesaan terpencil menggunakan bus. Sayangnya, kehadiran mereka di desa itu mendapatkan sambutan kurang mengenallan dari warga setempat.
Di sana mereka juga menemukan kejanggalan-kejanggalan diluar kebiasaan. Mulai dari banyaknya kuburan anak hingga ritual tak biasa yang mereka lihat dengan mata kepala sendiri.
Perempuan Tanah Jahanam dibintangi oleh Tara Basro, Marissa Anita, Ario Bayu, Christine Hakim, Asmara Abigail, Kiki Narendra. Selain itu, Tengku Rifnu, Zidni Hakim dan lainnya. Film tersebut akan ditayangkan di seluruh bioskop Tanah Air mulai 17 Oktober 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News