Mbah Ponco menjadi nomine Festival Film ASEAN (Foto: ist)
Mbah Ponco menjadi nomine Festival Film ASEAN (Foto: ist)

Cerita tentang Ponco Sutiyem, Aktris 95 Tahun di Film Ziarah

Purba Wirastama • 06 Mei 2017 18:34
medcom.id, Jakarta: Mbah Ponco Sutiyem, pemeran tokoh Sri dalam film Ziarah, sempat dirawat di rumah sakit sebelum memulai syuting. Pada waktu itu, sutradara BW Purbanegara belum memberitahu perempuan usia 95 tahun ini bahwa dia terpilih sebagai aktris dalam proyek filmnya.
 
"Saya pikir mungkin belum berjodoh dengan Mbah Ponco. 95 tahun, masuk rumah sakit, perasaan (saya) beda kalau teman 20 tahun masuk angin, masuk rumah sakit," cerita Bewe dalam salah satu acara pemutaran di Menteng.
 
Menurut Bewe, ketika di rumah sakit Mbah Ponco bercerita kepada keluarga bahwa dia hendak main film. Keluarganya tidak percaya. Namun, mereka tetap membuat cerita tersebut sebagai bahan penghiburan.

"Oke pokoknya sekarang kesehatan Mbah harus pulih dulu, enggak usah mikir macam-macam. Biar nanti bisa main film," ujar Bewe menirukan perkataan pihak keluarga.
 
Setelah Mbah Ponco sembuh dan keluar dari rumah sakit, Bewe tetap tidak yakin dia sanggup bermain. Menurut Kris, salah satu anggota keluarga, kesehatan Mbah semakin menurun.
 
Bewe pun datang menjenguk di rumahnya di Gunung Kidul, dan mengutarakan bahwa Mbah Ponco adalah aktris paling tepat, tetapi dia tidak dapat memaksakan karena faktor kesehatan.
 
"Sebenarnya kalau bisa sehat, saya senang kalau mbah Ponco bisa main," kata Bewe kepada Mbah Ponco.
 
"Setelah itu kesehatannya berangsur baik. Dan itu keajaiban menurut saya. Jadi dia sangat senang diajak main film," ujar Bewe.
 
Akhirnya persiapan dan latihan dimulai. Mbah Ponco semakin sehat dan proses syuting berjalan lancar hingga selesai. Ketika film sudah jadi dan ditayangkan di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2016, Mbah Ponco pun ikut menonton.
 
"Saya enggak bisa menahan haru melihat Mbah Ponco begitu senang, akhirnya film jadi," kenang Bewe.
 
Tidak Bisa Baca
 
Selain itu, ada tantangan lain yang dihadapi tim produksi. Mbah Ponco, kata Bewe, memiliki kesulitan membaca. Karena itu, Bewe membacakan naskah dan dialog kepada Mbah Ponco, yang ternyata bisa berakting.
 
"Sampai di titik itu saya yakin, semua bisa akting kalau kita tahu triknya, titiknya. Memang tidak semua orang bisa menjadi siapapun, tetapi pada dasarnya semua orang bisa berakting, tergantung perannya," kata Bewe.
 
Ziarah adalah debut pertama Bewe sebagai sutradara film panjang, sekaligus debut Ponco sebagai aktris. Film menceritakan perjalanan Sri, perempuan di usia senja dalam mencari makam suami yang hilang semasa Agresi Militer Belanda II.
 
Film hasil kerjasama beberapa rumah produksi ini telah mampir di beberapa festival dalam dan luar negeri serta sejumlah acara pemutaran kolektif. Saat ini film tengah berkompetisi dalam empat kategori di ASEAN International Film Festival and Awards 2017. Mbah Ponco bahkan masuk menjadi nomine aktris terbaik.
 
Ziarah juga akan ditayangkan di layar lebar nasional mulai 18 Mei 2017.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA