Seperti dilaporkan Aceshowbiz, ada lima penawar bersaing selama 19 menit. Satu orang di lokasi dan empat melalui telepon. Nilai akhir ini melampaui rekor karya seni paling mahal di dunia dalam lelang terbuka maupun tertutup.
Karya termahal sebelumnya adalah lukisan Interchange karya Willem de Kooning yang terjual seharga USD 300 juta. Lelang tersebut digelar David Geffen Foundation di California pada September 2015.
Sementara untuk rumah lelang Christie's, rekor sebelumnya dipegang oleh lukisan Women of Algiers karya Pablo Picasso. Lukisan terjual pada Mei 2015 dengan nilai USD 179,4 juta.
Salvator Mundi adalah lukisan setinggi 26 inci. Gambar mendepiksikan sosok Yesus dalam pakaian bergaya Renaissance, dengan tangan kanan terangkat dan terbuka ke arah depan, dan tangan kiri memegang bola kristal. Lukisan dibuat sekitar tahun 1500.
Lukisan ini pernah dimiliki oleh Raja Inggris Charles I dan sempat tak terlacak hingga tahun 1900. Setelah berpindah tangan ke kolektor dari Inggirs, lukisan dijual lagi pada 1958.
Pada 2005, lukisan dibeli oleh konsorsium dealer seni dengan harga kurang dari USD10 ribu. Waktu itu kondisinya rusak parah dan telah dilukis ulang. Konsorsium ini memulihkan lukisan dan melakukan dokumentasi terhadap karya tersebut.
Kendati muncul pertanyaan soal riwayat pelukisan ulang dan pemulihan karya ini, atau apa benar Leonardo sendiri yang membuat, ada sekitar 27 ribu orang pengunjung datang untuk melihat lukisan dalam acara pra-lelang yang digelar di Hong Kong, London, San Fransisco, dan New York.
"Ada konsensus luar biasa, bahwa ini karya Leonardo," kata Nicholas Hall, mantan salah satu ketua rumah lelang Christie's, dikutip dari Aceshowbiz.
"Salama hidupku, ini adalah lukisan tua paling penting yang pernah dijual dalam lelang," tukas Hall.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News