Balinale (Foto: instagram)
Balinale (Foto: instagram)

Balinale Perluas Kolaborasi Sineas Indonesia di Festival Film Internasional

Elang Riki Yanuar • 08 Maret 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Balinale memperluas jaringan global lewat keterlibatan di dua festival dunia, LeFIFA di Kanada dan SXSW di Amerika Serikat.
  • Deborah Gabinetti dipercaya menjadi juri LeFIFA 2026 dan mentor di SXSW, menandai pengakuan global terhadap Balinale.
  • Film animasi Retirement Plan pemenang Balinale 2025 sukses masuk nominasi Oscar 2026, memperkuat reputasi festival film Indonesia.
Jakarta: Bali International Film Festival atau Balinale memperluas jaringan globalnya dengan menjalin keterlibatan dalam dua festival film bergengsi dunia, yakni International Festival of Films on Art di Kanada dan South by Southwest di Amerika Serikat.
 
Langkah ini menandai semakin kuatnya posisi Balinale dalam ekosistem perfilman global. Festival film yang telah berjalan hampir dua dekade ini kini semakin aktif membuka peluang kolaborasi internasional bagi para sineas Indonesia.
 
Pendiri sekaligus Direktur Festival Balinale, Deborah Gabinetti, mendapat kehormatan untuk menjadi juri kompetisi internasional kategori film panjang di ajang International Festival of Films on Art atau LeFIFA ke-44. Festival tersebut akan berlangsung pada 12 hingga 22 Maret 2026 di Montreal, Kanada.

Selain itu, Deborah juga dipercaya sebagai mentor industri film dan televisi dalam ajang South by Southwest atau SXSW yang digelar di Austin, Texas. Kegiatan tersebut berlangsung pada periode yang sama dan mempertemukan berbagai pelaku industri kreatif dari seluruh dunia.
Keterlibatan Deborah dalam dua acara internasional ini dianggap sebagai pengakuan atas kontribusi Balinale dalam mengembangkan industri film di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
 
Balinale sendiri mencatat pencapaian penting pada 2025 setelah resmi menjadi festival film pertama di Indonesia yang meraih kualifikasi Academy Awards. Status ini memungkinkan film pemenang dari kategori tertentu memiliki peluang untuk masuk dalam seleksi penghargaan Oscar.
 
Salah satu buktinya terlihat dari film animasi pendek berjudul Retirement Plan yang menjadi pemenang Balinale 2025. Film tersebut berhasil menembus nominasi Oscar 2026 dan kini menunggu pengumuman pemenang yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret mendatang.
 
Deborah Gabinetti menyebut bahwa pencapaian tersebut menjadi langkah nyata untuk membuka jalan bagi sineas Indonesia agar dapat terhubung dengan industri film global.
 
"Penunjukan ini merupakan bentuk pengakuan global terhadap standar industri yang kami bangun. Melalui kolaborasi dengan LeFIFA dan SXSW, Balinale berkomitmen menjadi inkubator bagi talenta Indonesia untuk terhubung langsung dengan para pemimpin industri film dunia," ungkap Deborah.
 
Memasuki tahun penyelenggaraan ke-19, Balinale 2026 juga menyiapkan berbagai program baru yang bertujuan memperkuat kolaborasi internasional. Salah satu program unggulannya adalah Bali Film Forum yang dirancang sebagai ruang pertemuan antara penulis cerita lokal dengan pelaku industri perfilman dunia.
Festival Balinale 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 7 Juni di Sanur, Bali. Sejumlah lokasi akan menjadi pusat kegiatan festival, termasuk ICON Bali Mall, Cinema XXI, serta The Meru Sanur.
 
Para sineas dari berbagai negara masih dapat mendaftarkan karya mereka melalui platform FilmFreeway hingga batas akhir pengiriman pada 15 Maret 2026. Balinale membuka beberapa kategori kompetisi seperti Feature, Short Narrative, Documentary, dan Animation.
 
Didukung oleh Kementerian Kebudayaan serta Kementerian Ekonomi Kreatif, Balinale diharapkan terus menjadi ruang penting bagi perkembangan film Indonesia. Melalui festival ini, karya sineas Tanah Air berpeluang semakin dikenal dan bersaing di tingkat global.
 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA