Jakarta: Penikmat film di Malang bakal punya kesempatan menyaksikan film-film pilihan dari sejumlah festival film bergengsi dunia lewat Malang World Cinema (MWC). Festival ini untuk pertama kalinya digelar di Malang pada 14-21 November 2026.
Malang World Cinema berlangsung di Cinépolis Malang Town Square. Program tersebut merupakan kelanjutan dari Jakarta World Cinema (JWC) 2026 yang sebelumnya menghadirkan ratusan film dari berbagai negara.
JWC 2026 mencatat 207 film dari 69 negara. Sebanyak 120 film di antaranya merupakan karya yang telah meraih penghargaan di festival internasional, sementara 20 film menjadi perwakilan resmi negara masing-masing untuk Academy Awards 2027.
Kini, pilihan film tersebut dibawa lebih dekat kepada penonton di Malang. MWC menghadirkan film dari sejumlah nama besar perfilman dunia, termasuk karya yang baru saja meraih penghargaan di Cannes, Venesia, hingga Berlinale.
"Kolaborasi ini merupakan langkah nyata KlikFilm untuk terus mendekatkan sinema berkualitas kepada masyarakat Indonesia secara lebih merata. Lewat Malang World Cinema dan Sala de Arte, kami tidak hanya membawa film-film kurasi terbaik dari festival internasional ke layar lebar, tetapi juga ingin menghidupkan ekosistem apresiasi film yang konsisten dan berkelanjutan di luar Jakarta," ungkap Frederica, Direktur KlikFilm sekaligus Executive Director Malang World Cinema.
Festival Director Malang World Cinema, Shandy Gasella, mengatakan bahwa MWC ingin memberikan pengalaman menonton film yang lebih dekat dengan atmosfer festival internasional kepada masyarakat Malang.
"Malang World Cinema hadir untuk memberikan pengalaman sinematik yang utuh bagi publik Malang melalui keberagaman perspektif sinema dunia. Kami memboyong ratusan karya terpilih, mulai dari pemenang festival bergengsi hingga film-film perwakilan Oscar, agar penikmat film di daerah dapat merasakan langsung denyut dan dinamika kultur sinema global di bioskop," ujar Shandy.
Salah satu film yang akan hadir adalah Fjord karya Cristian Mungiu. Film tersebut baru saja meraih Palme d'Or di Cannes 2026 dan menjadi salah satu judul yang paling dinantikan dalam rangkaian MWC.
Ada pula Inherit, film horor terbaru sutradara Thailand Banjong Pisanthanakun. Sutradara The Medium dan Shutter tersebut menghadirkan Davika Hoorne sebagai salah satu pemeran dalam film yang mendapat pemutaran perdana Asia Tenggara di MWC.
Deretan film peraih penghargaan lainnya juga masuk dalam program. Minotaur karya Andrey Zvyagintsev membawa Grand Prize of the Festival Cannes 2026, sedangkan All of a Sudden karya Ryūsuke Hamaguchi meraih penghargaan Aktris Terbaik Cannes 2026.
MWC juga menghadirkan The Debut, film terbaru Jesse Eisenberg, serta NAZA karya Yuval Abraham dan Rachel Szor yang meraih Special Jury Prize di Festival Film Venesia 2026. Woman Unknown karya May el-Toukhy yang memenangkan Golden Lion Venesia 2026 turut masuk dalam daftar film pilihan.
Sementara itu, Yellow Letters karya Ilker Çatak, pemenang Golden Bear untuk Film Terbaik di Berlinale 2026, dapat disaksikan melalui program daring di KlikFilm.
Selain Malang World Cinema, Cinépolis dan KlikFilm juga memperluas akses terhadap film-film pilihan dunia melalui Cinépolis Sala de Arte x KlikFilm Showcase. Program ini ditujukan untuk menghadirkan film alternatif, film klasik, dokumenter, serta film-film festival secara lebih rutin di bioskop.
Konsep Sala de Arte sendiri sudah dijalankan Cinépolis di Meksiko sejak 2012. Program tersebut kemudian berkembang ke sejumlah negara lain dan kini dibawa ke Indonesia bersama KlikFilm sebagai kurator dan partner.
"Kami percaya penonton Indonesia berhak menikmati sinema dunia dengan standar yang sama baiknya di mana pun mereka berada. Malang World Cinema membuka pintu lewat sebuah festival, dan kami ingin pintu itu tetap terbuka dalam jangka panjang. Itulah semangat Sala de Arte, yang sejak 2012 kami jalankan di Meksiko dan kini kami bawa ke Indonesia, agar film-film pilihan dunia selalu punya tempat di layar bioskop. Kami senang bisa memulainya bersama KlikFilm," ungkap Alejandro Aguilera Garibay, CEO Cinépolis Cinemas Indonesia.
Program Sala de Arte akan dimulai lewat Marathon Screening pada 15 Oktober 2026. Tiga film, yakni Sheep in the Box, Aftersun, dan NAZA, akan diputar berturut-turut dengan harga tiket Rp60 ribu.
Sheep in the Box merupakan karya terbaru Hirokazu Kore-eda yang sebelumnya meraih Palme d'Or melalui Shoplifters. Film tersebut mengikuti pasangan suami istri yang kehilangan putra mereka dan kemudian bertemu humanoid dengan wajah serta suara yang sama persis dengan anak mereka.
Sementara itu, Aftersun karya Charlotte Wells dibintangi Paul Mescal dan Frankie Corio. Film tersebut mengikuti perjalanan seorang ayah dan anak perempuannya saat berlibur di sebuah resor di Turki pada era 1990-an.
Marathon Screening digelar di enam kota, yakni Jakarta, Yogyakarta, Depok, Malang, Semarang, dan Medan. Setelah pemutaran khusus pada 15 Oktober, Sala de Arte mulai tayang reguler pada 16 Oktober 2026 di lokasi yang sama. Tiket Marathon Screening mulai dijual pada 9 Oktober 2026 melalui situs Cinépolis.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan