Menurut laporan dari The Sun, barang-barang yang raib bukan hanya barang besar, melainkan berbagai detail yang menghidupkan dunia sihir. Kru kamera mulai menyadari hilangnya barang-barang tersebut saat melakukan pengambilan gambar adegan pesta Halloween di Aula Besar (Great Hall) Hogwarts yang baru.
Beberapa barang yang dilaporkan hilang meliputi:
- Sapu Terbang (Broomsticks)
- Tongkat Sihir (Wands)
- Buku Mantra (Spell books)
- Labu dekorasi hingga makanan palsu yang digunakan di atas meja makan.
Properti Kini Dipasang Microchip
Menanggapi aksi pencurian ini, pihak manajemen produksi tidak tinggal diam. Bos produksi kini mengambil langkah ekstrem dengan memasang microchip pada setiap properti untuk melacak pergerakan barang setiap harinya.Poster peringatan keras telah dipasang di area istirahat para aktor dan kru pada set senilai £1 miliar (sekitar Rp20 triliun) tersebut. Peringatan itu menegaskan bahwa properti akan dilacak secara harian untuk tujuan inventaris dan keamanan.
Setiap perpindahan barang keluar dari area yang ditentukan harus mendapatkan persetujuan Departemen Properti. Siapa pun yang tertangkap mencuri atau mencoba menjualnya di situs seperti eBay akan langsung dipecat dan dikenakan sanksi tegas.
Serial ini dijadwalkan akan tayang perdana pada 25 Desember 2026 mendatang. Musim pertama akan mengadaptasi buku Harry Potter and the Philosopher’s Stone (Batu Bertuah) dengan deretan pemeran baru, seperti Dominic McLaughlin sebagai Harry Potter, Alastair Stout sebagai Ron Weasley, dan Arabella Stanton sebagai Hermione Granger. Bintang besar lainnya yang telah dikonfirmasi bergabung adalah John Lithgow sebagai Albus Dumbledore dan Nick Frost sebagai Rubeus Hagrid. Meskipun produksi ini terus dibayangi kontroversi terkait keterlibatan J.K. Rowling, antusiasme penggemar tetap tinggi, terbukti dari rekor penayangan trailer perdana yang menembus ratusan juta penonton.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News