Reuni Berdarah (Foto: instagram)
Reuni Berdarah (Foto: instagram)

Dibintangi Yama Carlos, Film Reuni Berdarah Terinspirasi Kisah Nyata

Elang Riki Yanuar • 04 Agustus 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Reuni Berdarah yang dibintangi Yama Carlos diangkat dari kisah nyata saat tim produksi melakukan survei lokasi di kawasan Puncak.
  • Film horor Reuni Berdarah mengangkat teror sosok Ambarwati yang muncul setelah sekelompok anak muda melanggar norma saat liburan.
  • Yama Carlos membintangi Reuni Berdarah, film horor pendek yang memadukan kisah nyata, teror mistis, dan pesan moral bagi penonton.
Jakarta: Film pendek horor Reuni Berdarah siap menyapa penonton dengan kisah mencekam yang diangkat dari pengalaman nyata. Dibintangi Yama Carlos, film produksi CAS Picture ini menghadirkan cerita yang terinspirasi dari kejadian yang dialami tim produksi saat melakukan survei lokasi syuting di kawasan Puncak.
 
Sutradara RGH mengembangkan pengalaman tersebut menjadi sebuah cerita horor yang dikemas dengan latar kehidupan masa kini. Dari hasil penelusuran di lokasi, tim menemukan kisah tentang sosok mistis bernama Ambarwati yang kemudian menjadi pusat teror dalam film ini.
 
Cerita Reuni Berdarah mengikuti perjalanan sekelompok anak muda yang menggelar reuni sekaligus berlibur untuk melepas penat. Liburan yang semula dipenuhi tawa berubah menjadi pengalaman mengerikan setelah beberapa anggota rombongan melakukan tindakan yang dianggap melanggar norma di tempat yang mereka datangi.

Perbuatan tersebut diyakini membangkitkan kemarahan sosok Ambarwati. Sejak saat itu, berbagai peristiwa mistis mulai menghantui mereka hingga membuat seluruh rombongan berjuang menyelamatkan diri dari teror yang terus berdatangan.
 
Tak hanya menghadirkan nuansa horor, Reuni Berdarah juga menyelipkan kisah emosional tentang seseorang yang semasa hidup memendam perasaan cinta, tetapi tidak pernah memiliki kesempatan untuk mengungkapkannya. Setelah meninggal dunia, arwahnya kembali hanya demi menyampaikan isi hatinya.
 
Produser Wan Emiliy Sjharir mengatakan film ini juga menjadi wadah bagi talenta-talenta baru yang ingin meniti karier di dunia akting. Seluruh pemain mendapatkan pembekalan sebelum proses syuting agar mampu menghidupkan karakter yang mereka perankan.
 
"Selama proses produksi kami memulai dari workshop, pembinaan pemain hingga syuting. Kami ingin memberikan kesempatan kepada talenta baru yang sebelumnya belum pernah berakting," ujarnya saat gala premiere.
 
Salah satu wajah baru yang diperkenalkan dalam film ini merupakan pemenang Mojang Purwakarta 2020. Selain itu, cucu penyanyi dangdut legendaris Elvy Sukaesih juga ikut menjalani debut akting melalui Reuni Berdarah.
 
Wan Emiliy menjelaskan meski hanya berformat film pendek dengan durasi sekitar 5 hingga 30 menit, proses produksinya dilakukan dengan standar yang serius. Mulai dari pengembangan cerita, workshop, pendalaman karakter hingga pengambilan gambar dipersiapkan secara matang.
 
Selain Yama Carlos, film ini juga dibintangi Cani Prillia yang merupakan jebolan Mojang Kewes Purwakarta 2025. Mereka beradu akting bersama Rumyrach, Taufik Hidayat, Kefan SJ, Fadly, Fardan Tamaela, dan Indah Purnamasari.
Menurut Wan Emiliy, kisah yang diangkat dalam Reuni Berdarah tidak hanya bertujuan menghadirkan ketegangan, tetapi juga mengingatkan masyarakat agar menghormati tempat yang dikunjungi dan tidak melakukan hal-hal yang dianggap melanggar norma.
 
"Pesan dari Film ini adalah berhati-hati untuk melakukan hal-hal yang terlarang terutama di tempat-tempat yang baru dikunjungi," tutupnya.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA