Proyek kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan (Foto: instagram)
Proyek kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan (Foto: instagram)

Rumah Produksi Korea Selatan Gandeng Sineas Indonesia Buat Film Kolaborasi

Elang Riki Yanuar • 18 Juni 2026 22:20
Ringkasnya gini..
  • JJan E&M dan Trois Films sepakat memproduksi film kolaborasi Indonesia-Korea yang ditargetkan mampu menembus pasar global.
  • Korea Selatan melihat Indonesia sebagai pasar hiburan yang menjanjikan berkat pertumbuhan OTT dan industri bioskop yang pesat.
  • Proyek kolaborasi ini melibatkan sineas Korea berpengalaman, termasuk sosok di balik film Oldboy dan The Host.
Jakarta: Rumah produksi asal Korea Selatan, JJan E&M resmi menjalin kerja sama strategis dengan rumah produksi asal Indonesia Trois Films untuk mengembangkan proyek film kolaborasi yang melibatkan talenta dari kedua negara.
 
Kemitraan ini menjadi langkah baru dalam memperkuat hubungan industri kreatif Indonesia dan Korea Selatan. Tidak hanya berfokus pada produksi film, kerja sama tersebut juga mencakup distribusi konten, pertukaran talenta, hingga pengembangan teknologi produksi.
 
CEO JJan E&M, Choi Woo Young, menilai Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam perkembangan industri hiburan Asia saat ini. Menurutnya, pasar Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, baik dari sisi konsumsi konten digital maupun industri bioskop.

"Saat ini pasar media global sedang berada di titik perubahan besar di mana konten lokal Asia semakin diutamakan dan berkembang," ujar Choi Woo Young di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
 
Choi melihat Indonesia sebagai salah satu negara dengan peluang terbesar karena didukung jumlah penduduk usia muda yang besar. Kondisi tersebut membuat pasar hiburan terus berkembang dan menjadi magnet bagi investor maupun perusahaan produksi internasional.
"Khususnya pasar konten Indonesia dan Vietnam sangat menonjol karena pertumbuhan OTT mobile dan box office bioskop offline berkembang sangat pesat secara bersamaan, didukung oleh populasi muda yang besar," katanya.
 
Karena potensi tersebut, JJan E&M memutuskan menggandeng Trois Films untuk membangun proyek-proyek yang tidak hanya menyasar pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global.
 
"Kami sangat menantikan hari di mana karya yang kita bangun bersama akan menghubungkan Indonesia dan Korea, serta melangkah lebih jauh menyentuh hati penonton di seluruh dunia," lanjut Choi.
 
Di sisi lain, CEO Trois Films, Lok S. Iman, menjelaskan bahwa kerja sama ini telah memasuki tahap pengembangan proyek film layar lebar. Ia mengungkapkan bahwa produksi perdana hasil kolaborasi kedua perusahaan akan segera dimulai dalam waktu dekat.
 
"Pertama kita akan co-production untuk film. Dalam waktu dekat ini kita akan segera memproduksi feature film. Kedua, kita juga akan melakukan content distribution. Terus juga nantinya akan ada talent exchange program ke depannya," ujarnya.
 
Kolaborasi tersebut juga akan menghadirkan para profesional perfilman Korea Selatan yang telah berpengalaman dalam berbagai produksi internasional. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya proses kreatif sekaligus meningkatkan kualitas produksi film Indonesia.
 
Sutradara Trois Films, Randy Chans, mengungkapkan bahwa salah satu nama yang akan terlibat adalah Yang Kil-yong. Sosok tersebut dikenal sebagai Action Director yang pernah berkontribusi dalam film Korea populer seperti Oldboy dan The Host.
Selain Yang Kil-yong, proyek ini juga akan melibatkan Hyun Gyu Choi sebagai Assistant Director. Keduanya akan bekerja bersama kru lokal Indonesia untuk membangun produksi yang menggabungkan kekuatan kreatif dari dua negara. Meski alur cerita dan detail proyek masih dirahasiakan, Trois Films memastikan proses produksi akan dimulai pada tahun ini. 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA