Diadaptasi dari manga karya Ikka Matsuki, seri ini menghadirkan sutradara ternama Kazuaki Terasawa bersama studio animasi terkemuka Studio Kafka. Kazuaki Terasawa telah dikenal lewat The Ancient Magus' Bride Season 2, Woke-Up-as-a-Girl Syndrome dari “Tatsuki Fujimoto 17–26”.
“Anime ini berlatar belakang di Jepang pada 100 tahun mendatang, ketika peradaban kembali mundur ke era Meiji akibat revolusi yang penuh kekerasan. Saya berharap penonton dapat menikmati kisah di mana masa depan dan masa lalu bertemu dalam satu gambaran.” kata Kazuaki Terasawa dalam pernyataan resminya.
| Baca juga: Astro Boy Diadaptasi Jadi Live-Action, Sony Pictures Gandeng Kreator Ghostbusters |
Ikka Matsuki menambahkan bahwa manga aslinya dianggap sebagai ‘catatan sejarah resmi’, sedangkan versi anime ini adalah ‘romansanya’ yang menghidupkannya kembali melalui penyutradaraan yang dinamis, visual penuh warna, serta performa kuat para pengisi suara.
“Manga original Nippon Sangoku banyak terinspirasi dari periode Three Kingdoms dalam sejarah Tiongkok. Di antara buku-buku yang mencatat periode tersebut, terdapat Records of the Three Kingdoms sebagai catatan sejarah resmi yang merekam peristiwa-peristiwa bersejarah, serta Romance of the Three Kingdoms, sebuah novel yang diangkat berdasarkan sejarah tersebut,” jelasnya.
| Baca juga: Rekomendasi Anime Romance yang Bikin Jantung Berdebar-debar |
Sinopsis Nippon Sangoku The Three Nations of the Crimson Sun
%20%E2%80%94%20Key%20Art%20(EN).jpg)
Nippon Sangoku The Three Nations of the Crimson Sun menggambarkan Jepang di masa depan, ketika revolusi muncul akibat perang nuklir, bencana alam, dan pemerintahan yang korup hingga runtuhnya peradaban.
Negara tersebut kemudian terpecah menjadi tiga dan memasuki era peperangan antarnegara yang saling berebut kekuasaan tertinggi.
Aoteru Misumi, yang sebelumnya hanyalah pejabat pemerintah daerah biasa, bercita-cita untuk menyatukan kembali Jepang dan perlahan naik ke puncak pemerintahan dengan berbekal pengetahuan luas serta kefasihan berbicara yang luar biasa. Di sinilah legenda tentang sosok yang kelak dikenal sebagai ahli strategi militer jenius pun dimulai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News