Foto: Astro Boy the Movie / galleryhip.com
Foto: Astro Boy the Movie / galleryhip.com

Astro Boy Diadaptasi Jadi Live-Action, Sony Pictures Gandeng Kreator Ghostbusters

Agustinus Shindu Alpito • 02 Maret 2026 14:44
Ringkasnya gini..
  • Sony telah berhasil menggandeng duo sineas di balik kesuksesan waralaba Ghostbusters, Jason Reitman dan Gil Kenan
  • Reitman harus mampu memenuhi ekspektasi tinggi pihak studio dalam tahap pengembangan naskah film agar esensi dari cerita aslinya tetap terjaga
  • Kini, dengan format live-action dan dukungan tangan dingin kreator Ghostbusters, Sony Pictures pun optimis dapat menyuguhkan adaptasi manga klasik berkualitas
Jakarta: Kabar gembira bagi para pencinta anime klasik. Sony Pictures Entertainment kini tengah bersiap membawa robot bocah legendaris, Astro Boy, ke layar lebar dalam format live-action.
Melansir laporan dari Parade, Sony telah berhasil menggandeng duo sineas di balik kesuksesan waralaba Ghostbusters, Jason Reitman dan Gil Kenan, untuk bergabung dalam proyek ambisius ini. Keduanya diproyeksikan akan memberikan sentuhan modern pada karya ikonik asal Jepang yang telah berusia lebih dari tujuh dekade tersebut.
 
Meski Jason Reitman belum secara resmi duduk di kursi sutradara, pihak Sony memberikan sinyal kuat bahwa posisi tersebut terbuka lebar baginya. Syaratnya, Reitman harus mampu memenuhi ekspektasi tinggi pihak studio dalam tahap pengembangan naskah film agar esensi dari cerita aslinya tetap terjaga seperti di versi manga klasik Astro Boy.
 
Saat ini, proyek Astro Boy masih berada dalam tahap pengembangan awal (early development). Sony dilaporkan tengah aktif mencari penulis skenario andal untuk mengadaptasi mahakarya ciptaan Osamu Tezuka yang pertama kali rilis pada tahun 1952 tersebut.
 

Mengenal Sosok Astro Boy: Si Robot Berhati Manusia

Bagi Sobat Medcom yang belum familiar, Astro Boy (atau Tetsuwan Atom) mengisahkan tentang robot anak laki-laki super yang diciptakan oleh ilmuwan jenius, Dr. Tenma. Robot ini awalnya dibuat untuk menggantikan putranya yang telah meninggal dunia.

Namun, karena kecewa robot tersebut tidak bisa tumbuh besar, Dr. Tenma membuangnya. Perjalanan Astro Boy dimulai ketika ia jatuh ke tangan pemilik baru yang justru menyalahgunakan kekuatannya. 
 
Dari sanalah, Astro Boy berjuang menghadapi dunia sambil mencari jati diri dan memahami perasaan layaknya manusia.
 
Sejarah pun mencatat bahwa anime Astro Boy tahun 1963 merupakan pelopor popularitas animasi Jepang di dunia Barat, yang kemudian disusul dengan versi remake pada 1980 dan 2003.
Upaya membawa Astro Boy ke layar lebar sebelumnya pernah dilakukan lewat film animasi pada tahun 2009 dengan pengisi suara Freddie Highmore. Sayangnya, film tersebut dinilai kurang mendapat sambutan hangat dari penonton global.
 
Kini, dengan format live-action dan dukungan tangan dingin kreator Ghostbusters, Sony Pictures pun optimis dapat menyuguhkan adaptasi manga klasik berkualitas yang mampu menjawab kerinduan para penggemar lawas sekaligus memikat penonton generasi baru.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA