Maggie Gyllenhaal mengungkapkan bahwa tim produksi melakukan uji tonton beberapa kali untuk film The Bride!. Langkah ini diambil karena adanya konten kekerasan yang cukup intens di dalamnya.
“Ada unsur kekerasan fisik dan seksual di dalamnya. Karena ini adalah proyek besar dari studio ternama, kami melakukan uji tonton berkali-kali,” kata Maggie Gyllenhaal, dikutip dari The New York Times pada Rabu, 4 Maret 2026.
Salah satu hal menarik dari uji tonton tersebut adalah sesi pemutaran besar di mal untuk umum. Menurut Maggie, hal itu menjadi pengalaman baru sepanjang kariernya di industri perfilman.
“Kami mengadakan pemutaran besar di mal-mal untuk umum, sebuah pengalaman yang belum pernah saya rasakan sebelumnya, baik sebagai aktris maupun sutradara,” ucap Maggie Gyllenhaal.
Ia mengungkapkan bahwa salah satu poin yang menjadi sorotan utama adalah tingkat kekerasan dalam film tersebut. Maggie bahkan sempat mendiskusikan hal itu dengan temannya dan mendapatkan respons yang menarik.
“Ia (teman Maggie) bertanya: 'Apakah respons yang muncul akan sama jika sutradara film ini adalah seorang pria?',” tambah Maggie.
Penyensoran Adegan demi Kenyamanan Penonton
Lantaran tingkat kekerasannya dianggap terlalu tinggi, Warner Bros. sempat meminta Maggie untuk memangkas adegan tersebut. Alhasil, film yang dirilis kini menampilkan adegan kekerasan yang lebih halus dibandingkan versi orisinalnya.“Jadi, versi yang Anda tonton sekarang sebenarnya sudah sedikit lebih halus dibandingkan versi aslinya,” ungkap Maggie.
Selama proses produksi, Maggie berkomitmen agar penonton tidak menjadi "mati rasa" terhadap kekerasan yang ditampilkan. Ia menilai bahwa setiap karakter yang tewas dalam film harus memiliki identitas dan makna.
“Ada jenis penggambaran kematian seperti Stormtrooper, di mana orang-orang bertopeng putih terbunuh begitu saja tanpa kita tahu siapa mereka. Namun, ada juga versi di mana setiap kematian memiliki konsekuensi dan dampak yang mendalam—tanpa pengecualian,” jelas Maggie.
Dalam film The Bride!, Maggie menyebutkan bahwa adegan kekerasan seksual menjadi bagian yang paling banyak menerima kritik saat uji tonton. Pasalnya, adegan tersebut membuat banyak penonton wanita tidak sanggup menyaksikannya.
Meski begitu, Maggie memilih untuk tidak menghapus adegan tersebut sepenuhnya. Ia menilai bahwa penonton harus menghadapi realitas bahwa kekerasan seksual kerap terjadi dalam kehidupan nyata.
“Kita harus menunjukkan betapa menyakitkan hal itu untuk disaksikan, karena memang kenyataannya mengerikan,” tutur Maggie.
Sinopsis dan Jadwal Tayang The Bride!
The Bride! merupakan film panjang kedua garapan Maggie Gyllenhaal sebagai sutradara. Film debutnya, The Lost Daughter (2021), sukses meraih nominasi Oscar untuk Skenario Adaptasi Terbaik, serta nominasi akting bagi Olivia Colman dan Jessie Buckley.Film ini menceritakan tentang Frankenstein (Christian Bale) yang kesepian dan meminta bantuan Dr. Euphronius (Annette Bening) untuk menciptakan seorang pendamping. Bersama-sama, mereka menghidupkan kembali seorang wanita muda yang kemudian dikenal sebagai The Bride (Jessie Buckley).
Namun, eksperimen tersebut berjalan di luar kendali. The Bride tumbuh dengan kehendak bebas dan semangat pemberontak yang memicu kekacauan sosial serta perhatian aparat. Dalam pelarian, Frankenstein dan The Bride menjalin romansa berbahaya yang menantang dunia.
The Bride! mulai tayang di bioskop Indonesia pada 4 Maret 2026. Film ini merupakan adaptasi dari novel Frankenstein; or, The Modern Prometheus karya Mary Shelley.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News