Logo Letterboxd (Foto: letterboxd.com)
Logo Letterboxd (Foto: letterboxd.com)

Netflix, Sony, dan Paramount Berebut Beli Letterboxd

Elang Riki Yanuar • 15 Juli 2026 23:55
Ringkasnya gini..
  • Letterboxd dikabarkan menjajaki peluang penjualan dengan Netflix, Sony, dan Paramount Skydance disebut sebagai calon pembeli potensial.
  • Letterboxd disebut ditawarkan dengan valuasi sekitar Rp4 triliun setelah jumlah penggunanya melonjak hingga lebih dari 30 juta di seluruh dunia.
  • Potensi akuisisi Letterboxd oleh studio besar memicu kekhawatiran soal independensi platform dan kemungkinan munculnya konflik kepentingan.
Jakarta: Platform media sosial sekaligus aplikasi pencatat dan ulasan film, Letterboxd, dikabarkan tengah menjajaki peluang untuk dijual. Sejumlah raksasa industri hiburan disebut menjadi calon pembeli potensial, mulai dari Netflix, Sony Pictures Entertainment, hingga Paramount Skydance.

Calon Pembeli Mulai Bermunculan

Menurut laporan Variety, pemilik Letterboxd telah melakukan pembicaraan awal dengan beberapa pihak dalam beberapa bulan terakhir. Selain tiga perusahaan tersebut, firma investasi RedBird Capital Partners, TPG, hingga pendiri Reddit Alexis Ohanian melalui perusahaan modal venturanya, Seven Seven Six, juga dikabarkan menunjukkan ketertarikan.
 
Letterboxd didirikan pada 2011 dan kini mayoritas sahamnya dimiliki perusahaan investasi asal Kanada, Tiny. Perusahaan tersebut mengakuisisi 60 persen saham Letterboxd pada 2023 dengan valuasi sekitar US$50–60 juta (Rp900 miliar–1 triliun). Sementara itu, dua pendirinya, Matthew Buchanan dan Karl von Randow, masih memegang 40 persen saham.
Menanggapi kabar tersebut, perwakilan Letterboxd tidak membenarkan maupun membantah adanya proses penjualan. Mereka hanya menyatakan bahwa meningkatnya popularitas platform membuat banyak pihak tertarik dengan langkah bisnis Letterboxd ke depan.
 
"Seiring pertumbuhan Letterboxd, wajar jika banyak pihak tertarik dengan apa yang akan kami lakukan selanjutnya. Saat ini belum ada hal spesifik yang bisa kami bagikan. Keputusan apa pun mengenai masa depan Letterboxd akan melibatkan para pendiri," ujar perwakilan Letterboxd.

Berpotensi Timbulkan Konflik Kepentingan

Jika nantinya diakuisisi oleh perusahaan seperti Netflix, Sony, atau Paramount, langkah tersebut diperkirakan akan memunculkan pertanyaan mengenai independensi platform. Sejumlah pihak menilai kepemilikan oleh studio film berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, misalnya terkait perlakuan terhadap film-film produksi mereka sendiri.

Perdebatan serupa sebelumnya juga pernah muncul ketika Rotten Tomatoes masih berada di bawah kepemilikan NBCUniversal. Sementara itu, basis data film IMDb saat ini dimiliki oleh Amazon.
Hingga Juni 2026, Letterboxd tercatat memiliki lebih dari 30 juta pengguna di seluruh dunia. Platform yang berbasis di Auckland, Selandia Baru, itu mengalami lonjakan popularitas sejak pandemi COVID-19 dan berhasil menambah sekitar 10 juta anggota baru hanya dalam setahun terakhir.
 
Proses penjajakan penjualan Letterboxd disebut ditangani oleh bank investasi LionTree. Berdasarkan laporan Puck, perusahaan tersebut memasarkan Letterboxd dengan valuasi sekitar US$250 juta atau sekitar Rp4 triliun.
 
Netflix, Sony Pictures Entertainment, dan Paramount Skydance memilih tidak memberikan komentar terkait kabar tersebut. Sementara itu, Tiny dan TPG juga belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi. Alexis Ohanian hanya menanggapi rumor tersebut dengan nada bercanda melalui pesan singkat.
 
"Astaga, aku bahkan enggak bisa bersin tanpa ada yang membicarakannya," ujarnya.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA