Teaser Poster Drama China Kiss in the Wind (Foto: Dok. Tencent VIdeo)
Teaser Poster Drama China Kiss in the Wind (Foto: Dok. Tencent VIdeo)

Sinopsis Drama China Kiss in the Wind, Kisah Cinta Penuh Hasrat dan Kebencian

Rafi Alvirtyantoro • 18 Maret 2026 07:27
Ringkasnya gini..
  • Kiss in the Wind mengisahkan reuni emosional antara aktris populer dan dokter forensik setelah enam tahun berpisah.
  • Drama China terbaru 2026 ini merupakan adaptasi novel web populer Deng Feng Re Wen Ni karya Ji De Mao.
  • Zhou Keyu dan Kong Xueer dikabarkan akan menjadi pemeran utama dalam serial penuh hasrat dan kebencian ini.
Jakarta: Kiss in the Wind merupakan drama China yang diadaptasi dari novel web Deng Feng Re Wen Ni karya penulis Ji De Mao.

Rumor Pemeran Utama

Meski belum ada konfirmasi resmi dari tim produksi, Zhou Keyu dan Kong Xueer dikabarkan akan menjadi pemeran utama serial Kiss in the Wind. Detail lebih lanjut mengenai sutradara dan penulis skenario drama ini juga belum diumumkan secara resmi.
 
Jika rumor tersebut benar, Kiss in the Wind akan menjadi serial terbaru Zhou Keyu pada 2026 setelah ia membintangi Sniper Butterfly (2025).
 
Sementara itu, drama China terbaru Kong Xueer bertajuk Pursuit of Jade baru saja dirilis. Serial adaptasi novel web Zhu Yu karya Tuan Zi Lai Xi tersebut telah tayang perdana sejak 6 Maret 2026.  

Sinopsis Drama China Kiss in the Wind

Fu Xue Li dan Xu Xing Chun pernah saling mencintai dengan intensitas yang tak terlupakan—sebuah hubungan yang meledak seperti komet menghantam bumi. Di masa muda yang penuh kesepian, mereka menjadi pelarian satu sama lain, namun juga menghancurkan segalanya di usia paling rapuh.

Waktu pun memisahkan mereka hingga takdir mempertemukan keduanya kembali enam tahun kemudian. Xu Xing Chun kini menjadi aktris glamor yang berkilau di panggung, sementara Fu Xue Li menjelma dokter forensik dingin yang hidup dalam kesunyian.
 
Pertemuan tersebut membuka kembali luka lama sekaligus menyalakan api baru. Dua jiwa yang sudah terbiasa menyembunyikan diri kembali terjerat dalam permainan penuh hasrat dan kebencian.
 
Cinta bagi mereka bukan sekadar perasaan, melainkan jebakan yang bisa membuat manusia egois, kejam, bahkan kehilangan kendali. Namun, di balik badai emosi yang berputar, cinta juga menjadi satu-satunya jalan untuk bertahan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA