Obsession (Foto: Blumhouse)
Obsession (Foto: Blumhouse)

Film Horor Obsession Raup Rp7,2 Triliun, Modal Produksi Cuma Rp13 Miliar

Basuki Rachmat • 07 Juli 2026 11:37
Ringkasnya gini..
  • Film horor Obsession meraup USD403 juta di box office dunia, setara 537 kali lipat dari biaya produksinya.
  • Obsession menjadi kejutan box office 2026 setelah mengumpulkan Rp7,2 triliun dari modal produksi sekitar Rp13,5 miliar.
  • Kesuksesan Obsession menunjukkan film horor berbiaya rendah masih mampu menarik jutaan penonton ke bioskop dunia.
Jakarta: Film horor supernatural Obsession garapan kreator YouTube muda, Curry Barker, mencatatkan pencapaian luar biasa di box office dunia. Hanya dalam waktu sekitar dua bulan penayangan di bioskop, film independen tersebut berhasil meraup pendapatan hingga sekitar 537 kali lipat dari biaya produksinya.
 
Berdasarkan data Box Office Mojo per Senin, 6 Juli 2026, Obsession telah mengumpulkan pendapatan global sebesar USD403 juta atau sekitar Rp7,2 triliun. Angka tersebut sangat kontras dengan biaya produksinya yang hanya mencapai USD750 ribu (Rp13,48 miliar).
 
Dari total pendapatan tersebut, Obsession mengantongi USD245,3 juta (senilai Rp4,41 triliun) di pasar domestik Amerika Utara dan USD157,7 juta (senilai Rp2,83 triliun) dari pasar internasional.
Film yang pertama kali tayang di Toronto International Film Festival 2025 itu awalnya diproduksi secara independen sebelum akhirnya diakuisisi oleh Focus Features dengan nilai kesepakatan mencapai USD14 juta (senilai Rp251 miliar).
Melansir Variety, pencapaian tersebut terbilang sangat langka. Sebagian besar film biasanya mulai mengalami penurunan pendapatan signifikan atau bahkan telah meninggalkan jaringan bioskop setelah delapan pekan penayangan. Namun, Obsession justru masih mampu menarik penonton, termasuk saat libur Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli.

Pada periode tersebut, film ini masih membukukan pendapatan USD5,3 juta di Amerika Utara dan USD12 juta dari pasar internasional.
 
Perolehan di pasar domestik yang hampir menyentuh angka USD250 juta juga menjadi pencapaian istimewa. Nilai tersebut merupakan salah satu tonggak yang kini semakin sulit diraih, baik oleh film independen maupun film studio besar, di tengah tantangan industri perfilman pascapandemi.
 
Kesuksesan Obsession, bersama film horor Backrooms produksi A24, juga dinilai mematahkan anggapan bahwa generasi muda mulai kehilangan minat untuk menonton film di bioskop.
"Ada generasi baru penonton film yang menunjukkan selera yang sangat spesifik terhadap film horor dengan pendekatan yang unik," ujar produser Obsession, Jason Blum, dikutip dari Variety, Selasa, 7 Juli 2026.
 
Menurut Blum, capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi industri perfilman yang selama beberapa tahun terakhir masih menghadapi tantangan dalam menarik kembali penonton ke bioskop.
 
"Ada banyak kekhawatiran tentang masa depan penayangan di bioskop, dan ini adalah area pertumbuhan baru yang nyata," lanjutnya.
 
Obsession mengusung genre horor supernatural psikologis yang mengikuti kisah Bear (Michael Johnston), seorang pemuda pemalu yang nekat membeli ranting ajaib demi mendapatkan cinta perempuan yang ia sukai, Nikki (Inde Navarrette).
 
Keinginannya memang terkabul. Namun, cinta Nikki berubah menjadi obsesi yang mengerikan setelah dirinya dikuasai oleh entitas jahat. Sejak saat itu, Bear justru terseret ke dalam serangkaian kejadian mistis yang membuat batas antara cinta, ketakutan, dan kegilaan semakin kabur.
 
Selain Michael Johnston dan Inde Navarrette, film ini juga dibintangi Cooper Tomlinson, Andy Richter, Megan Lawless, Haley Fitzgerald, serta Darin Toonder.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA