"Yang difokuskan di bagian bidang sinetron dan entertainment karena ketika digital era datang, yang paling penting adalah OTT walaupun disiarkan di TV biasa. Oleh karena itu UA Media lebih fokus kepada bagian entertainment dan sinetron," terang Kab Woo Lee, CEO Universal Artists Media Group melalui perantara alih bahasa di Jakarta Barat, Selasa 16 Juli 2019.
Universal Artists (UA) Media Group Korea adalah perusahaan Korea yang bergerak di bidang distribusi dan perencanaan konten digital. Selain membidik elaborasi konten hiburan kedua negara, kerjasama ketiga stakeholder ini fokus pada pengembangan media dalam bentuk TV digital. Kerjasama ini akan mulai produktif pada bulan Agustus nanti.
Bimantara Citra, perusahaan yang bergerak di bidang investasi untuk perusahaan media dan telekomunikasi turut mendukung kerjasama ini sebagai bentuk pengembangan tenaga kerja dunia broadcasting di Indonesia.
"Joint venture antar UA Media Group Korea dengan Media Group, saya mengharapkan adanya expertise dari Media Korea yang akan dibawa. Jadi ada pertukaran konten, pertukaran ilmu broadcasting, ilmu editing, dan lain-lain akan dia (Universal Artists Media Korea Group) bawa ke Media Group di Indonesia. Implikasinya adalah kemajuan media di Indonesia sendiri karena saya melihatnya begini, bisnis media di Indonesia mulai shifting. Dari bisnis media tradisional mulai menjadi media digital, OTT, dan lain-lain. Di Korea ini sudah shifting dari tahun-tahun yang lalu," terang Arif Danurdara Tachril, Presiden Direktur Bimantara Citra.
Konsep kerjasama ini lebih dari sekadar production house. Nantinya akan ada pertukaran artis Korea dan indonesia.
"Mungkin mengembangkan talent-talent artis lokal juga. Maunya dari UA Media juga lebih mengedukasi artis-artis atau talent dari Indonesia. Jadi enggak hanya yang udah apa. Ini pengembangan SDM yang akan kita tingkatkan juga," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News