Kesuksesan dua film Danur sebelumnya menjadi tolok ukur untuk menggarap secara serius film ketiganya. Karena itu, Awi Suryadi ingin memberi kebaruan dan kejutan dalam Sunyaruri.
"Kita semua belum rapi dengan kisahnya. Karena ini film ketiga dari trilogi novel (Danur) kita ingin komit secara skrip. Saya ingin Manoj (produser), Risa (penulis novel) oke dalam alur kisah tersebut. Kami jauh spend waktu lebih banyak dalam pengerjaan naskah ketimbang Danur 1 dan Danur 2," kata Awi saat ditemui di MD Place, Jakarta, Rabu (10/4/2019).
Manoj Punjabi, selaku produser film mengonfirmasi ucapan Awi. Pengerjaan naskah film Sunyaruri sudah dikerjakan lebih dari satu tahun belakangan. Kesulitan itu dipercaya ingin memberi suatu keistimewaan secara visual terhadap film horor kali ini.
"Film ini ingin dibuat diluar ekspektasi, sudah ditulis selama setahun (pengerjaan) skrip. Cerita sudah ada, jika dijelaskan awal dan akhir saya bisa memberitahu. Tapi di sini Risa (selaku penulis) yang mengalami kejadian tersebut, kami ingin visualnya lebih terlihat nyata," ujar Manoj.
Sunyaruri memang sudah selesai menggarap trailernya, tapi proses produksi sama sekali belum berjalan. Proses syuting baru dikerjakan setelah bulan puasa dan dijadwalkan tayang tahun 2019.
"Jika ini Danur 1, kami sudah selesai menggarap pada selama tiga bulan. Tapi ini Danur 3. Kami akan memulai syuting sehabis bulan Ramadan, dan menayangkan pada 2019," kata Manoj.
(Mardinal Afif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News