Azis Gagap selama ini dikenal luas sebagai komedian yang mengundang tawa karena gaya bicaranya yang terbata-bata. Namun, dalam proyek film terbaru ini, ia harus menanggalkan ciri khas tersebut dan berakting tanpa gagap sedikit pun.
Tantangan Peran Baru Tanpa Karakter Gagap
Azis Gagap mengungkapkan rasa waswasnya terkait tuntutan peran dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Ia berkelakar mengenai kekhawatiran soal honor karena tidak menampilkan gaya bicara yang menjadi nilai jualnya selama ini.“Saya agak deg-degan gitu. Waduh ini dibayar apa nggak gitu,” kata Azis Gagap di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Senin, 26 Januari 2026.
“Karena biasanya dibayar itu karena gagap gitu loh,” lanjutnya.
Meski sempat merasa ragu, ia akhirnya merasa lega. Produser film tersebut, Sunil Soraya, memang menginginkan Azis untuk tampil sebagai seorang aktor profesional, bukan sekadar pelawak.
“Ternyata Pak Sunil itu kepengen saya jangan jadi pelawak tapi sebagai aktor gitu loh,” ucap Azis Gagap.
Batasan Improvisasi dan Fokus Akting Serius
Selain harus berbicara dengan lancar, Azis Gagap juga dilarang melakukan improvisasi dialog secara bebas. Hal ini mengindikasikan bahwa perannya dalam film ini cukup serius dan krusial bagi alur cerita.Melalui pengalaman ini, Azis berharap ke depannya bisa lebih sering mendapatkan kepercayaan untuk memerankan karakter sebagai aktor.
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menjadi film perdana Azis Gagap setelah vakum selama empat tahun dari layar lebar. Film yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis ini juga menghadirkan deretan aktor papan atas seperti Luna Maya dan Reza Rahadian.
Sinopsis Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa (2026) mengangkat kisah balas dendam tragis Suzzanna (Luna Maya) terhadap Bisman (Clift Sangra), seorang penguasa desa kejam yang membunuh ayahnya dengan ilmu santet.Baca Juga :
Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto Ternyata Kembar
Terobsesi untuk membalas dendam, Suzzanna memutuskan untuk mempelajari ilmu hitam yang sama. Namun, di tengah ambisinya, ia terjebak dalam dilema batin antara keinginan membalas sakit hatinya atau mempertahankan cintanya kepada Pramuja (Reza Rahadian), seorang pria yang taat beragama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News