Saat menjadi tamu dalam siaran "Baby, This is Keke Palmer" di YouTube pada 25 Agustus 2026, Foxx membenarkan bahwa adegan tersebut memang tertulis dalam naskah asli. Namun, keputusan untuk menghapusnya diambil berdasarkan diskusi kolaboratif antara dirinya, Tarantino, dan Washington.
"Jika Anda membaca naskah aslinya, karakter Broomhilda dan Django diceritakan mengalami pemerkosaan," ujar Foxx. "Namun, saat berkumpul, kami bertiga sepakat untuk melindungi Kerry Washington. Film adalah karya yang abadi; sekali dibuat, itu akan bertahan selamanya dan tidak bisa ditarik kembali."
Foxx juga memuji Tarantino sebagai pemimpin yang luar biasa selama proses produksi.
Nada positif senada sebelumnya disampaikan oleh Kerry Washington. Menyadur laporan dari IndieWire pada Juni lalu, Washington menyebut perannya sebagai simbol perjuangan kemanusiaan.
"Menjadi 'putri di dalam menara' dalam film ini merupakan upaya luar biasa untuk memaksa penonton melihat sisi kemanusiaan kami, terutama pada era ketika kemanusiaan itu disangkal," kata Washington. "Saya tahu persis apa yang ingin disampaikan Quentin. Kami telah mendiskusikannya dan hal itu terasa sangat penting."
Sinopsis Film Django Unchained
Berlatar tahun 1858 di kawasan Antebellum South Amerika (beberapa tahun sebelum Perang Saudara), Django Unchained mengisahkan perjuangan seorang budak bernama Django (Jamie Foxx). Ia dibeli dan dibebaskan oleh Dr. King Schultz (Christoph Waltz), seorang pemburu imbalan (bounty hunter) asal Jerman yang menyamar sebagai dokter gigi.
Schultz membutuhkan bantuan Django untuk mengidentifikasi trio perampok sadis, Brittle Brothers. Sebagai imbalan, Schultz menjanjikan kebebasan penuh, seekor kuda, serta bagian dari uang imbalan kepada Django.
Usai menyelesaikan misi tersebut, Schultz melatih Django menjadi pemburu imbalan yang tangguh. Kendati demikian, tujuan utama Django tetap satu: menemukan dan menyelamatkan istrinya, Broomhilda (Kerry Washington), yang terpisah setelah upaya melarikan diri mereka gagal.
Pencarian tersebut membawa mereka ke Candyland, perkebunan kapas milik Calvin Candie (Leonardo DiCaprio), seorang pengusaha kaya yang gemar menggelar pertarungan Mandingo—laga hidup-mati antar-budak sebagai hiburan.
Demi menyusup ke Candyland, Schultz dan Django menyamar sebagai pembeli bertangan dingin yang berpura-pura ingin membeli petarung Mandingo berharga mahal, sembari bernegosiasi untuk membeli Broomhilda secara diam-diam. Namun, rencana mereka terancam gagal ketika Stephen (Samuel L. Jackson), kepala pelayan Candie yang sangat loyal dan licik, mulai mencurigai motif asli mereka.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda