FIlm Oki & Nirmala (Foto: instagram)
FIlm Oki & Nirmala (Foto: instagram)

Diadaptasi dari Komik Legendaris, Film Oki & Nirmala Dibintangi Tissa Biani dan Titi Kamal

Elang Riki Yanuar • 24 Agustus 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • Oki dan Nirmala dari Majalah Bobo segera hadir di bioskop lewat film layar lebar yang mulai diproduksi September 2026.
  • Tissa Biani dan Titi Kamal bergabung dalam film Oki & Nirmala yang menghidupkan kembali dunia Negeri Dongeng ke layar lebar.
  • Hanung Bramantyo ingin menghadirkan Negeri Dongeng versi Indonesia dalam film Oki & Nirmala yang dijadwalkan tayang pada 2027.
Jakarta: Karakter legendaris Oki dan Nirmala dari Majalah Bobo akan segera hadir dalam format layar lebar. Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment resmi mengumumkan produksi film Oki & Nirmala yang dijadwalkan dimulai pada September 2026.
 
Film Oki & Nirmala menjadi proyek besar yang membawa dunia Negeri Dongeng ke bioskop untuk pertama kalinya setelah karakter tersebut menemani imajinasi anak-anak Indonesia selama lebih dari 50 tahun. Oki dan Nirmala pertama kali diperkenalkan pada 14 April 1973 melalui Majalah Bobo.
 
Deretan pemain yang terlibat juga membuat film ini menarik perhatian. Tissa Biani dipercaya memerankan Nirmala, sementara karakter Oki dimainkan Azzamy Syauqi. Dea Panendra hadir sebagai Pipiyot dan Titi Kamal mendapatkan peran sebagai Ratu Bidadari.

Jajaran pemain lainnya turut diisi Rey Bong, Anjasmara, Karina Salim, Tanta Ginting, Indra Birowo, Kala Madali, Diandra Agatha, dan Sheila Kusnadi. Kehadiran para pemain tersebut diharapkan dapat memperkuat dunia fantasi yang selama ini dikenal pembaca Majalah Bobo.
 
Produser eksekutif Andi Boediman mengatakan karakter Oki dan Nirmala memiliki kedekatan emosional dengan banyak generasi di Indonesia. Menurutnya, nilai yang dibawa kedua karakter tersebut masih relevan untuk diperkenalkan kepada penonton masa kini.
“Banyak dari kita tumbuh besar bersama Oki dan Nirmala, dua saudara yang saling bermain dan saling menjaga. Cerita, karakter, dan nilai-nilai yang everlasting ini saatnya dikenal lebih luas oleh generasi sekarang,” ujar Andi Boediman.
 
Pemilihan Tissa Biani sebagai Nirmala juga dilakukan dengan pertimbangan khusus. Produser Robert Ronny menilai Tissa memiliki kesesuaian karakter dan penampilan dengan sosok Nirmala yang selama ini dikenal publik.
 
“Nirmala sangat pas diperankan oleh Tissa. Ada kecocokan personality dan look yang saya rasa sulit dicari gantinya. Hanung kami ajak berkolaborasi karena rekam jejaknya membuktikan ia bisa membangun dunia yang utuh tanpa kehilangan sisi personal ceritanya,” ujar Robert Ronny.
 
Bagi Tissa Biani, kesempatan memerankan Nirmala memiliki makna tersendiri karena karakter tersebut telah dikenalnya sejak kecil. Ia pun merasa mendapat kepercayaan untuk menghidupkan kembali sosok yang sudah melekat dalam ingatan banyak orang.
 
“Nirmala adalah sosok yang saya kenal sejak kecil, jadi bisa memerankannya terasa sangat personal. Saya senang sekali dipercaya untuk menghidupkan Nirmala yang selama ini ada di imajinasi banyak orang,” ujar Tissa Biani.
Titi Kamal juga menganggap keterlibatannya dalam film Oki & Nirmala sebagai pengalaman istimewa. Ia menjadi bagian dari proyek yang membawa karakter dari masa lalu untuk kembali diperkenalkan kepada penonton lintas generasi.
 
“Ikut menjadi bagian dari perjalanan Oki & Nirmala sejak tahap ini terasa istimewa buat saya bisa menjadi bagian dari cerita yang begitu dicintai lintas generasi,” kata Titi Kamal.
 
Hanung Bramantyo menyebut film Oki & Nirmala akan tetap mempertahankan unsur fantasi yang menjadi identitas utama cerita. Namun, ia ingin menghadirkan dunia dongeng tersebut dengan pendekatan visual yang lebih dekat dengan identitas Indonesia.
 
“Ini genre fantasi, dan tidak banyak orang membuat film fantasi karena tingkat kerumitannya tergolong luar biasa. Saya ingin membuat film yang bisa saya tonton bersama keluarga sendiri. Itu jadi warisan yang saya ingin berikan ke anak-anak saya,” kata Hanung Bramantyo.
 
Menurut Hanung, salah satu tantangan utama dalam mengadaptasi Oki & Nirmala adalah mengubah dunia yang selama ini hidup dalam ilustrasi dan imajinasi pembaca menjadi sebuah dunia yang terasa nyata di layar lebar. Pendekatan tersebut akan dilakukan tanpa menghilangkan akar cerita aslinya.
 
“Salah satu tangannya adalah bagaimana menghadirkan sebuah negeri dongeng di mana negeri dongeng yang ada di cerpen itu negeri dongeng yang sangat eropa (secara visual), Kami mencoba pendekatan yang dekat dengan kita semua, Negeri Dongeng yang Indonesia,” jelas Hanung.
 
Oki & Nirmala dijadwalkan tayang pada tahun 2027.
 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA