Jimmy Kimmel (Foto: instagram)
Jimmy Kimmel (Foto: instagram)

Piala Oscar 2026

Sindiran Jimmy Kimmel di Oscar 2026, Bahas Sensor Media hingga Donald Trump

Elang Riki Yanuar • 16 Maret 2026 17:39
Ringkasnya gini..
  • Jimmy Kimmel mencuri perhatian di Oscar 2026 dengan sindiran tajam soal sensor media saat membacakan pemenang kategori film dokumenter.
  • Di panggung Oscar 2026, Jimmy Kimmel menyinggung kontroversi CBS hingga tekanan FCC saat membahas kebebasan berbicara dalam dunia film.
  • Oscar 2026 menetapkan All the Empty Rooms sebagai Dokumenter Pendek Terbaik dan Mr Nobody Against Putin sebagai Film Dokumenter Terbaik.
Jakarta: Jimmy Kimmel kembali mencuri perhatian publik lewat sindiran tajam mengenai sensor media saat tampil di panggung Oscar 2026. Meski tidak menjadi pembawa acara tahun ini, komedian tersebut tetap hadir untuk membacakan pemenang kategori film dokumenter.
 
Pada ajang Oscar yang digelar pada 15 Maret 2026 itu, posisi pembawa acara dipegang oleh Conan O’Brien untuk tahun keduanya. Sementara Jimmy Kimmel hanya naik ke panggung sebagai presenter untuk kategori dokumenter.
 
Jimmy membuka penampilannya dengan candaan mengenai Conan O’Brien. Ia berkelakar bahwa Conan secara tidak sengaja memaparkan wajahnya ke sinar matahari hingga “terbakar habis”, sehingga dirinya harus menggantikan Conan di panggung malam itu.

Setelah mencairkan suasana dengan humor, Jimmy mulai berbicara lebih serius mengenai dunia film dokumenter. Ia menilai para pembuat dokumenter sering menghadapi risiko besar ketika mengangkat cerita sensitif yang bisa mengancam keselamatan mereka.
Menurutnya, keberanian dalam dunia film bukan hanya soal tampil berbicara di panggung besar, tetapi juga keberanian menyampaikan cerita yang berpotensi membuat pembuatnya berada dalam bahaya.
 
“Banyak negara punya pemimpin yang tidak mendukung kebebasan berbicara. Saya tidak berhak menyebutkan yang mana. Anggap saja Korea Utara dan CBS,” ujar Jimmy.
 
Sindiran tersebut merujuk pada kontroversi keputusan CBS yang membatalkan penampilan anggota DPR Texas, James Talarico, di acara The Late Show with Stephen Colbert. Pembatalan itu disebut berkaitan dengan ancaman dari FCC.
 
Jimmy juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah berada dalam situasi serupa. Tahun lalu, ia sempat ditarik dari jadwal siaran musim gugur setelah adanya tekanan dari ketua FCC, Brendan Carr. Keputusan tersebut diambil oleh Disney dan memicu kritik dari para pendukung kebebasan berekspresi.
 
Selain menyinggung isu sensor media, Jimmy juga menyindir film dokumenter tentang Melania Trump yang diproduksi Amazon MGM Studios. Ia bercanda bahwa ada dokumenter yang hanya menampilkan seseorang berjalan di Gedung Putih sambil mencoba sepatu.
 
Ketika membacakan nominasi Film Dokumenter Terbaik, Jimmy kembali berkelakar dengan mengatakan bahwa Donald Trump mungkin akan kesal karena film tentang istrinya tidak masuk dalam daftar nominasi.
 
Di luar berbagai sindiran tersebut, penghargaan untuk kategori dokumenter tetap diberikan kepada karya-karya yang dinilai kuat oleh para juri.
 
Film All the Empty Rooms karya Joshua Seftel dan Conall Jones berhasil memenangkan kategori Film Dokumenter Pendek Terbaik.
Sementara itu, kategori Film Dokumenter Terbaik dimenangkan oleh *Mr Nobody Against Putin* garapan David Borenstein, Helle Faber, Alžbeta Karásková, Radovan Síbrt, dan Lucie Kon.
 
(Maiza Jasmine A.R)
 

 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA