Arswendy mengungkap bahwa dirinya berteman dengan anak dari Yani Afri, seorang sopir angkutan kota (angkot) yang menjadi salah satu korban penghilangan paksa pada 1997.
"Saya sedang berteman juga dengan salah satu anak yang bapaknya belum kembali. Jadi saya sebut saja namanya, bapaknya namanya Yani Afri ya. Anaknya bernama Hardingga," ungkap Arswendy Bening Swara di kawasan Gelora, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).
Meminjam Kesedihan Korban
Ia mengatakan bahwa Hardingga kehilangan Yani Afri saat masih berusia balita. Oleh karena itu, Arswendy mencoba menyelami kesedihan yang dirasakan pria tersebut."Saya coba-coba meminjam, meminjam kesedihannya. Karena pada waktu bapaknya hilang itu dia masih kecil gitu ya, 3–4 tahun, dan ibunya enggak banyak cerita," kata Arswendy.
Menurutnya, pengalaman emosional Hardingga membantu memperdalam perannya dalam film yang diadaptasi dari novel karya Leila S. Chudori tersebut.
"Saya coba membayangkan tokoh ayah, bagaimana dia sangat sangat percaya anaknya akan kembali," ucap Arswendy.
Peran Ayah yang Setia Menanti
Dalam film Laut Bercerita, Arswendy berperan sebagai Wibisana, ayah dari Biru Laut yang diperankan oleh Reza Rahadian. Ia beradu akting dengan Christine Hakim yang menjadi pasangannya.Arswendy menggambarkan karakter Wibisana sebagai suami yang romantis. Kehadirannya memberi kekuatan bagi sang istri untuk percaya bahwa anak mereka kelak akan pulang.
"Dia (Wibisana) selalu ada hal-hal rutin yang dilakukan yang sangat romantis begitu ya. Dan pada saat Laut enggak kembali, dia tetap menyiapkan piring, kursi buat Laut, dengan harapan dia akan kembali," jelas Arswendy.
Sinopsis dan Daftar Pemain
Selain Arswendy Bening Swara, Reza Rahadian, dan Christine Hakim, film ini dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Eva Celia, dan Yunita Siregar. Karya garapan sutradara Yosep Anggi Noen ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 29 Oktober 2026.Film Laut Bercerita mengisahkan perjuangan Biru Laut dan sekelompok mahasiswa aktivis Winatra yang diculik serta disiksa oleh rezim Orde Baru pada 1998. Alur ceritanya menyoroti kepedihan mendalam dan keteguhan keluarga yang terus menanti keadilan serta kepastian nasib Laut yang hilang tanpa jejak.