Rekaman Bahasa Indonesia di Film Backrooms (dok. Instagram/@backroomsmovie)
Rekaman Bahasa Indonesia di Film Backrooms (dok. Instagram/@backroomsmovie)

Gokil! Salam Bahasa Indonesia dari Piringan Emas NASA Muncul di Film Backrooms

Muhammad Syahrul Ramadhan • 03 Juni 2026 22:35
Ringkasnya gini..
  • Cuplikan film Backrooms dari A24 menampilkan audio salam berbahasa Indonesia milik Ilyas Harun dari proyek The Golden Record milik NASA tahun 1977
  • Piringan emas NASA tersebut dibawa oleh Voyager 1 dan 2 ke luar angkasa bersama gending Jawa "Ketawang Puspawarna" dan foto penari Bali
  • Film Backrooms menceritakan petualangan Clark di labirin misterius dan dibintangi oleh Chiwetel Ejiofor serta aktris keturunan Indonesia, Lukita Maxwell.
Jakarta: Sebuah kejutan manis sekaligus misterius datang dari industri perfilman Hollywood. Kemunculan suara salam berbahasa Indonesia dalam trailer film terbaru garapan rumah produksi A24, Backrooms, sukses menarik perhatian besar dari publik tanah air.
 
Usut punya usut, rekaman suara bersejarah tersebut ternyata berasal dari The Golden Record milik badan antariksa AS, NASA, yang diluncurkan ke luar angkasa hampir setengah abad yang lalu, tepatnya pada tahun 1977.
 
Melalui cuplikan video singkat (trailer) yang diunggah oleh akun Instagram resmi @A24, suara salam tersebut terdengar menggema dengan jelas di latar belakang. Momen ikonik ini muncul tepat ketika karakter utama yang diperankan oleh aktor Chiwetel Ejiofor tengah menyusuri lorong-lorong kuning misterius yang menjadi ciri khas dari semesta Backrooms.

Mengenal The Golden Record dan Ucapan dari Ilyas Harun

Rekaman suara yang disisipkan ke dalam film tersebut bukanlah audio buatan baru, melainkan bagian dari proyek ambisius NASA di masa lalu. The Golden Record sendiri merupakan sebuah piringan hitam fonograf yang sengaja dikirim oleh NASA melalui wahana antariksa Voyager 1 dan Voyager 2.

Misi utama dari piringan emas ini adalah membawa pesan, suara, dan gambaran tentang peradaban kehidupan di Bumi ke ruang antarbintang, dengan harapan suatu saat dapat ditemukan oleh kecerdasan luar angkasa.
 
Dalam cuplikan film Backrooms, suara salam berbahasa Indonesia yang terdengar begitu autentik tersebut diketahui diisi oleh sosok bernama Ilyas Harun. Dengan nada yang formal dan hangat, kalimat yang diucapkannya berbunyi:
 
“Selamat malam, hadirin sekalian. Selamat berpisah dan sampai bertemu lagi di lain waktu.”
 
Menariknya, salam dari Ilyas Harun bukan satu-satunya jejak kebudayaan nusantara yang mengangkasa bersama NASA. Di dalam The Golden Record, Indonesia juga menyumbangkan unsur budaya luhur lainnya untuk diperkenalkan ke luar angkasa, seperti alunan gending Jawa klasik berjudul “Ketawang Puspawarna” karya Mangkunegara IV, serta sebuah dokumentasi foto yang menampilkan keindahan penari Bali.

Sinopsis Singkat Film Backrooms dan Keterlibatan Aktris Indonesia

Film Backrooms sendiri merupakan proyek adaptasi fiksi ilmiah yang mengikuti kisah seorang pria bernama Clark. Cerita bermula ketika Clark tanpa sengaja menemukan sebuah portal tersembunyi dan misterius di area ruang bawah tanah (basement) toko furnitur miliknya. Portal asing tersebut kemudian melemparkannya masuk ke dalam Backrooms sebuah labirin tak berujung yang dipenuhi oleh lorong-lorong kosong bernuansa kuning, monoton, dan mencekam. Selain dibintangi oleh Chiwetel Ejiofor, film yang dinanti-nanti ini juga turut menampilkan akting memukau dari Renate Reinsve, Finn Bennett, serta aktris muda berbakat berdarah campuran Indonesia-Amerika, Lukita Maxwell.
 
Hampir 50 tahun berlalu sejak pertama kali diluncurkan ke ruang hampa udara, suara dari Indonesia yang awalnya dimaksudkan untuk menyapa alam semesta kini justru terdengar kembali di tempat yang sama sekali tidak terduga: sebuah labirin sinematik yang menegangkan.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA