Nia Zulkarnaen & Ari Sihasale (Foto:Metrotvnews.com/Triyanisya)
Nia Zulkarnaen & Ari Sihasale (Foto:Metrotvnews.com/Triyanisya)

Bintang Cilik Pemeran 'Seputih Cinta Melati' Dijagokan Raih Piala Citra

Triyanisya • 15 Juli 2014 04:38
medcom.id, Jakarta: Alenia Pictures menggarap film bertema religi, 'Seputih Cinta Melati'. Ini kali pertama Alenia menggarap segmen religi.
 
Meski bertema religi, seperti karya Alenia lainnya, film ini tetap mengedepankan bintang utama anak-anak seperti di film 'Tanah Air Beta', 'Serdadu Kumbang', dan 'Denias'.
 
Pasangan suami istri, Ari Sihasale (produser sekaligus sutradara) dan Nia Zulkarnaen (produser eksekutif) rupanya sengaja menggarap film 'Seputih Hati Melati' untuk menyambut Lebaran.

"Memang baru kali Alenia punya film bertema religi. Beda dari sebelumnya. Keinginan bikin film untuk libur Lebaran sebenarnya sudah ada sejak lama. Selama ini kan bikin film libur sekolah. Pas ada cerita bagus dari Armantono, kayaknya  pas banget kalau diluncurin pas libur Lebaran," ujar Nia Zulkarnaen seusai premier film 'Seputih Cinta Melati' di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2014).
 
Film yang mengambil lokasi syuting di Jawa Barat ini menggandeng sejumlah pemain yang sangat cocok dengan karakter di dalam skenario, yaitu Chicco Jerikho (Ivan), Asrul Dahlan (Erik), Yayu Unru (Pak Haji) dan Sabai Morscheck (Andini). Selain itu, Nia dan Ale juga menggandeng dua artis cilik pendatang baru, Fatih Unru (Rian) yang merupakan anak dari Yayu Unru dan Naomi Ivo (Melati).
 
Kenapa memilih Fatih yang juga komik (stand up comedy) termuda dan juga Naomi sebagai pemeran utama? Ale mengatakan, keduanya dinilai memiliki bakat akting yang baik, dan tentunya sesuai dengan karakter di dalam cerita.
 
"Mereka (Fatih dan Naomi) mampu mengimbangi akting dari aktor-aktor yang sudah berpengalaman seperti Asrul Dahlan dan Chicco Jerikho. Anak-anak ini juga sudah pintar berimprovisasi, bahkan ketika Fatin harus beradu akting dengan ayahnya sendiri yang berperan sebagai Pak Haji. Saya akui, mereka sangat cerdas," puji Ale.
 
Nia yang juga mengawali karier sebagai aktris cilik mengakui, aktingnya kala itu tidak sehebat akting Fatih dan Naomi sekarang.
 
"Saya sendiri mulai main film sejak usia 8 tahun lewat film 'Jeritan Si Buyung' arahan sutradara Tommy Burnama. Waktu itu, saya juga beradu akting dengan ayah saya (Dicky Zulkarnaen), tapi saya akui dulu saya tidak sehebat Fatih dan Naomi sekarang," ujar Nia.
 
Melihat kepiawaian Fatih Unru dan Naomi Ivo dalam berakting, Nia dan Ale berharap bintang cilik itu dapat menggondol Piala Citra kategori pemeran anak-anak terbaik tahun ini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA