Film Sajen Satu Suro (foto: instagram)
Film Sajen Satu Suro (foto: instagram)

Misteri Keris Keramat Bawa Aisyah Aqilah dan Cinta Brian ke Desa Mencekam

Elang Riki Yanuar • 15 Juli 2026 16:20
Jakarta: Aisyah Aqilah kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat film horor terbaru berjudul Sajen Satu Suro. Dalam film yang mengangkat tradisi Malam Satu Suro tersebut, Aisyah dipercaya memerankan karakter utama bernama Tania.
 
Bagi Aisyah Aqilah, Sajen Satu Suro memiliki daya tarik tersendiri karena tidak sekadar menawarkan cerita horor. Film garapan sutradara Gatot Subroto tersebut juga memadukan unsur budaya Jawa, misteri, serta konflik keluarga yang menjadi bagian penting dalam perjalanan karakternya.
 
Aisyah menggambarkan Tania sebagai perempuan yang memiliki kepedulian besar terhadap keluarganya. Di balik sikapnya yang cenderung tenang, Tania menyimpan banyak pemikiran dan memiliki tekad kuat ketika menyangkut orang-orang yang dicintainya.

"Karakter Tania itu dia anak yang sangat sayang keluarga, punya curiosity yang tinggi, ambisi yang tinggi juga terhadap sesuatu yang dia inginkan, apalagi soal keluarga. Dan dia tuh tipe orang yang pemendam sih. Dia tuh nggak berisik di luar, tapi selalu berisik di dalam kepalanya," ujar Aisyah Aqilah di Jakarta.
 
Dalam Sajen Satu Suro, perjalanan Tania bermula ketika dirinya pergi ke Desa Maduabang, kampung halaman sang ayah, Bramasta. Dia datang bersama Jeff yang diperankan Cinta Brian, Laura yang dimainkan Frisly Herlind, serta Robby yang diperankan Munggaran.
 
Kedatangan mereka memiliki tujuan penting, yakni mengembalikan sebuah keris yang dipercaya menjadi penyebab kondisi kesehatan ibu Tania semakin memburuk. Namun, perjalanan tersebut justru membawa mereka berhadapan dengan berbagai kejadian aneh dan misterius.
 
Sejak tiba di Desa Maduabang, Tania dan teman-temannya mulai merasakan kejanggalan. Berbagai peristiwa menyeramkan muncul seolah memberikan peringatan bahwa kehadiran mereka tidak diterima di tempat tersebut.
 
Upaya mencari pemilik asli keris kemudian membawa Tania semakin jauh masuk ke dalam misteri masa lalu. Perlahan, sebuah peristiwa yang terjadi tepat pada Malam Satu Suro sekitar 30 tahun sebelumnya mulai terungkap bersama rahasia dan konsekuensi yang selama ini tersembunyi.
 
Menurut Aisyah, kekuatan Sajen Satu Suro tidak hanya terletak pada adegan yang mengejutkan penonton. Atmosfer mencekam yang dibangun melalui tradisi Malam Satu Suro serta latar budaya Jawa menjadi alasan lain yang membuat cerita film tersebut terasa berbeda.
 
Suasana menyeramkan itu ternyata tidak hanya dirasakan melalui cerita. Aisyah mengungkap bahwa lokasi yang digunakan selama proses syuting juga berhasil menciptakan pengalaman tersendiri bagi para pemain dan kru.
 
"Betul, emang horor banget. Aku nggak paham ya, tapi kayaknya mereka pinter banget nyari lokasinya. Benar-benar nyari lokasi yang kosong, yang udah lama nggak ditempati, dan memang horor," kenang Aisyah Aqilah.
 
Meski berada di lokasi yang memberikan kesan angker, Aisyah mengaku tidak mengalami kejadian mistis secara langsung. Namun, dia sempat mendengar sejumlah cerita dari anggota kru yang disebut mengalami pengalaman tidak biasa selama proses produksi berlangsung.
 
Menariknya, keberanian Aisyah bermain dalam film horor ternyata berbanding terbalik dengan sifatnya di kehidupan sehari-hari. Dia secara terbuka mengakui sebagai sosok yang mudah takut meskipun sangat menyukai tontonan bergenre horor.
 
"Penakut. Tapi aku suka yang horor. Aku tuh suka banget horor, tapi kalau misalnya disuruh sendiri, nggak mau. Maunya rame-rame," pungkasnya.
Produser sekaligus CEO PIM Pictures, Agustinus Sitorus, mengatakan film ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan antara horor, misteri, dan drama emosional dengan atmosfer yang kuat.
 
"Melalui Sajen Satu Suro, kami ingin menghadirkan kombinasi horor, misteri dan drama emosional yang intens dengan pendekatan sinematik yang kuat," ujar Agustinus Sitorus.
 
Sajen Satu Suro turut dibintangi Cinta Brian, Frisly Herlind, Munggaran, Bramasta, Clift Sangra, Yurike Prastika, Harris Syaus, dan Assila Corina. Film Sajen Satu Suro tayang di bioskop Indonesia mulai 30 Juli 2026.
 

 

Aisyah Aqilah memerankan Tania dalam Sajen Satu Suro, film horor yang memadukan budaya Jawa, misteri, dan konflik keluarga.
 
Syuting Sajen Satu Suro berlangsung di lokasi kosong dan lama tak ditempati yang diakui Aisyah Aqilah memiliki suasana sangat menyeramkan.
 
Mengaku penakut, Aisyah Aqilah ternyata sangat menyukai film horor, tetapi tidak berani menikmatinya sendirian.
 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA