Wulan Guritno (Foto: Metrotvnews.com/Legia)
Wulan Guritno (Foto: Metrotvnews.com/Legia)

Wulan Guritno Langsung Jatuh Hati pada Tatjana Saphira

Hiburan wulan guritno tatjana saphira
Dwi Ayu Rochani • 10 Februari 2016 02:21
medcom.id, Jakarta: Wulan Guritno sempat kesulitan memilih peran utama di film layar lebar garapannya yang berjudul I am Hope. Namun, kesulitan itu teratasi saat Wulan melihat akting Tatjana Saphira.
 
Awalnya Wulan hampir frustrasi belum juga menemukan pemeran gadis pengidap kanker bernama Mia. Setelah melihat rekaman casting Tatjana Saphira, Wulan langsung jatuh hati.
 
"Jatuh cinta pada pandangan pertama. Tatjana cocok jadi Mia dan Alessandra cocok jadi Maia. Setiap pemain yang casting meranin dua, Mia dan Maia. Kita nulis sudah cukup lama. Bukan diangkat dari novel , tapi memang kita mengerjakannya sendiri," kata Wulan saat dijumpai di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2016).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wulan memang tak mau sembarang memilih aktris yang memerankan karakter di filmnya. Dia ingin kisah penderita kanker yang diangkatnya bisa sampai ke penonton.
 
"Kami berusaha yang terbaik. Kita punya niat baik. Ada nilai plus. Ada sebuah misi dalam film ini," tuturnya.
 
Tatjana pun merasa terhormat bisa membintangi film ini. Tatjana tidak menyangka bisa bergabung di film produksi persembahan Alkimia Production tersebut.
 
"Awalnya sempat deg-degan karena perannya menantang. Jadi penderita kanker. Ada beberapa konsekuensi. Tapi karena ada misi sosial di balik film ini akhirnya terima," kata Tatjana.
 
I am Hope menjadi film terberat bagi Tatjana lantaran sebelumnya ia hanya bermain di film-film yang memiliki cerita ringan.
 
"Film sebelumnya ceritanya ringan. Tokoh-tokoh yang diperani sebelumnya enggak ada yang bikin aku seemosional begini. Ini sesuatu yang berbeda," tutupnya.
 
I am hope berkisah tentang perjuangan seorang gadis muda bernama Mia yang divonis mengindap kanker. Cerita bergulir ke romansa dan nostalgia Mia ketika sang ibu juga divonis kanker.
 
Perjuangan Mia untungnya tidak ia lalui sendirian karena ada aia yang menjadi semacam penyangga semangat dan inspirasi Mia untuk melalui tantangan menghadapi kanker.
 
Film yang akan tayang 18 Februari itu juga didukung deretan artis seperti Fachry Albar, Feby Febiola, Fauzi Baadilah, Kenes Andari, Ariyo Wahab, Ray Sahetapy, dan Ine Febriyanti.
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif