Dalam laporan Hollywood Reporter, Kamis, 30 April 2020, kesepakatan tersebut telah dinegosiasikan Elias Axume dan Carlos Rincon dari Premiere Entertainment mewakili pembuat film dan Doris Pfardrescher mewakili Well Go USA Entertainment.
Film Gundala sebelumnya mewakili Indonesia dalam Toronto International Film Festival (TIFF) 2019 dalam program Midnight Madness. Penulis sekaligus sutradara Joko Anwar juga sempat membagikan antusiasme penggemar di TIFF 2019 melalui media sosial.
Pada akhir tahun lalu, Gundala diputar dalam Paris International Fantastic Film Festival (PIFFF) 2019. Gundala juga dinanti penggemar film di Malaysia pada saat yang sama.
Penerbit Detective Conan, Shogakukan Asia merilis komik Gundala dalam bahasa Inggris berjudul Destiny. Komik ini didistribusikan lebih dulu di Malaysia pada 26 Desember 2019, menyusul Singapura, Brunei Darussalam, dan Indonesia.
Film Gundala menjadi pembuka Jagat Sinema Bumilangit (JSB) Jilid 1 dalam empat era. Gundala berkisah tentang adisatria bernama Sancaka yang diadaptasi dari karakter komik besutan Harya Suraminata alias Hasmi.
Sancaka terbiasa hidup mandiri sejak ditinggal ibunya. Beranjak dewasa, Sancaka mendapati dirinya memiliki kekuatan super dan bertugas melindungi rakyat.
Film Gundala dikerjakan atas kerjasama Bumilangit Studios, Screenplay Films, dan Legacy Pictures. Gundala dirilis di bioskop Indonesia pada 29 Agustus 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News