Jakarta: Ananta Rispo dan Dodit Mulyanto menghadapi persoalan tidak biasa dalam film Ketok Mejik. Terhimpit masalah utang dan ancaman pengusaha serakah, keduanya bersama para sahabatnya justru mengandalkan sebuah palu sakti peninggalan leluhur untuk menyelamatkan bengkel.
Ananta Rispo dipercaya memerankan Ben, pemilik bengkel yang tengah menghadapi kesulitan hidup. Utang yang menumpuk membuat kelangsungan usaha miliknya berada dalam ancaman.
Situasi Ben semakin rumit ketika dirinya harus berhadapan dengan seorang pengusaha serakah. Di tengah tekanan tersebut, ia berusaha mencari berbagai cara untuk mempertahankan bengkel sekaligus memperbaiki kehidupannya.
Beruntung, Ben tidak menghadapi masalah tersebut sendirian. Dia ditemani sejumlah karyawan setia dengan karakter unik, termasuk Saged yang diperankan Dodit Mulyanto.
Saged digambarkan sebagai sosok ceplas-ceplos yang turut membantu perjuangan Ben. Karakter khas Dodit Mulyanto pun menjadi salah satu warna komedi dalam perjalanan para penghuni bengkel menghadapi persoalan hidup.
Selain Saged, Ben juga dibantu Made yang diperankan Tarra Budiman dan Unung yang dimainkan Arief Didu. Perbedaan karakter di antara mereka memunculkan berbagai kejadian absurd sekaligus menghibur.
Di tengah kebuntuan menghadapi utang dan ancaman kehilangan bengkel, sebuah palu sakti peninggalan leluhur muncul sebagai harapan. Ben dan para sahabatnya mengandalkan benda tersebut untuk mencoba menyelamatkan usaha sekaligus nasib mereka.
Kehadiran palu sakti membuat perjalanan Ananta Rispo dan Dodit Mulyanto dalam Film Ketok Mejik semakin tidak terduga. Persoalan kehidupan sehari-hari berpadu dengan berbagai kejadian absurd yang menjadi sumber komedi.
Sutradara Yogi S. Calam menyebut trailer resmi sengaja dirancang sebagai pengantar untuk memperkenalkan karakter kepada penonton. Sejumlah bagian penting dari perjalanan mereka masih dirahasiakan.
"Kami ingin penonton mengenal Ben, Made dan Saged terlebih dahulu. Masih banyak bagian dari perjalanan mereka yang belum kami tampilkan karena kami ingin pengalaman menontonnya tetap utuh ketika film ini tayang di bioskop," kata Yogi S. Calam.
Menurutnya, film Ketok Mejik juga menyimpan sisi emosional mengenai perjuangan seseorang ketika kehidupan tidak berjalan sesuai harapan. Para karakter berusaha mencari jalan keluar untuk memperbaiki keadaan mereka.
"Film ini berangkat dari kisah tiga sahabat yang sama-sama ingin memperbaiki hidup mereka. Official trailer baru memperlihatkan sedikit dari perjalanan mereka. Sisanya akan berkembang seiring cerita di dalam film," ujar Handoko selaku produser.
Film Ketok Mejik bakal tayang di bioskop pada 13 Agustus 2026.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan