Ernest Prakasa (Foto: dok. mdpictures)
Ernest Prakasa (Foto: dok. mdpictures)

Film Stip & Pensil Mengangkat Fenomena Bullying di Sekolah

Agustinus Shindu Alpito • 03 Maret 2017 13:41
medcom.id, Jakarta: Tidak bisa dipungkiri, penindasan atau bullying di sekolah kerap kali terjadi. Dampak yang ditimbulkan pun memprihatinkan, salah satunya traumatik bagi korban.
 
Melihat fenomena itu, rumah produksi MD Pictures merilis sebuah film berjudul Stip & Pensil. Film drama-komedi itu turut menyebarkan semangat anti-bullying.
 
Film arahan sutradara Ardy Octaviand ini melibatkan Joko Anwar sebagai penulis naskah. Turut melibatkan Ernest Prakasa, Tatjana Saphira, Ardit Erwandha, dan Indah Permatasari.

Film Stip & Pensil Mengangkat Fenomena Bullying di Sekolah
 
"Besar di era orde baru membuat gue menjadi korban bullying waktu remaja, sempat trauma juga tetapi enggak usah terlalu dipikirkan, dijalani saja," kata Ernest yang memiliki pengalaman nyata menjadi korban bullying.
 
Hal serupa juga pernah terjadi pada pemeran lain, Tatjana, dia mengaku sewaktu sekolah pernah merasakan tekanan dari pelajar lain.
Film Stip & Pensil Mengangkat Fenomena Bullying di Sekolah
"Ya, standar saja sih, disuruh-suruh atau dipalakin. Aku sih berharap semoga kedepan kasus bullying semakin berkurang. Kalau kita jadi korban bullying kita harus berani, harus speak up dan yakin pada diri sendiri," kata Tatjana yang memerankan Bubu dalam film ini.
 
Stip & Pensil akan tayang perdana mulai 20 April 2017.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA