Jerome Kurnia (Foto:Medcom/Basuki)
Jerome Kurnia (Foto:Medcom/Basuki)

Alasan Jerome Kurnia Mau Jadi Eksekutif Produser di Film Kuasa Gelap 2

Basuki Rachmat • 27 Maret 2026 18:31
Ringkasnya gini..
  • Jerome Kurnia jadi eksekutif produser sekaligus pemain sekuel Kuasa Gelap karena percaya potensi cerita dan IP film tersebut.
  • Debut sebagai eksekutif produser, Jerome Kurnia ingin eksplorasi karier sambil tetap fokus mendalami karakter Romo Thomas.
  • Sekuel Kuasa Gelap akan syuting April 2026, hadirkan pemain lama dan baru, ditargetkan lebih kuat dari film sebelumnya.
Jakarta: Aktor Jerome Kurnia mengungkap alasan di balik keputusannya menerima tantangan baru sebagai eksekutif produser sekaligus pemain dalam sekuel film horor religi Kuasa Gelap bertajuk Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Film ini diproyeksikan tayang di bioskop pada 2026.
 
Dalam sesi wawancara usai konferensi pers pengumuman judul dan jajaran pemeran di Bajawa Flores Kemang, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026, Jerome menegaskan bahwa kepercayaannya terhadap kekuatan cerita menjadi faktor utama dirinya terlibat lebih jauh dalam proyek ini.
 
Ia mengaku melihat potensi besar dari intellectual property (IP) Kuasa Gelap, sehingga mendorongnya untuk tidak hanya berakting, tetapi juga ikut terlibat di balik layar sebagai eksekutif produser.

"Kenapa? Ya karena percaya. Kenapa mau terlibat sebagai eksekutif produser di sini ya karena aku sangat percaya sama IP (Intelektual Properti) Kuasa Gelap: Perjanjian Darah ini. Dan gimana caranya bisa terlibat lebih dalam lagi, aku pikir ya dengan menjadi eksekutif produser. Karena itu yang paling logis buat aku untuk sekarang," ungkap Jerome.
Keputusan ini juga menjadi langkah baru dalam perjalanan kariernya di industri perfilman. Jerome mengakui bahwa proyek ini merupakan debutnya sebagai eksekutif produser untuk film panjang, meski sebelumnya ia sempat terlibat sebagai associate producer dalam proyek film pendek di Thailand beberapa tahun lalu.
 
"Sebenarnya aku dulu udah pernah jadi associate producer di salah satu film pendek di Thailand, tapi itu sudah sekitar 2-3 tahun lalu. Perbedaannya ya mungkin dalam skala kali ya. Kalau film pendek ya mungkin lebih kecil," tuturnya.
 
Meski menjalani peran baru di balik layar, Jerome mengaku tidak merasa terbebani. Ia memilih menjalani proses tersebut sebagai bagian dari eksplorasi dan pembelajaran dalam kariernya.
 
"Enggak sih, maksudnya ya berjalan aja, kan namanya juga hidup harus nyoba hal-hal baru kan," ungkap Jerome.
 
Saat ini, Jerome menegaskan fokus utamanya tetap pada pendalaman karakter Romo Thomas yang kembali ia perankan di sekuel ini. Ia berharap film ini dapat menghadirkan kualitas cerita yang lebih kuat dibanding film sebelumnya.
 
"Ya sekarang sih aku lebih fokus di karakter Romo Thomas-nya saja, gimana caranya kita bisa membuat cerita Kuasa Gelap: Perjanjian Darah ini seotentik mungkin, semenarik mungkin untuk ditonton sama masyarakat, dan bisa memberi lebih dari Kuasa Gelap dua tahun lalu," tutup Jerome Kurnia.
Sebagai informasi, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah merupakan sekuel dari Kuasa Gelap (2024) yang sukses meraih lebih dari 1,4 juta penonton di bioskop Indonesia, terjual ke 53 negara, serta sempat menduduki peringkat teratas di Netflix Indonesia pada awal 2025.
 
Film ini kembali digarap oleh sutradara Rizal Mantovani dengan naskah yang ditulis oleh Andri Cahyadi dan Robert Ronny. Proyek ini diproduseri oleh Robert Ronny bersama Prima Taufik, serta didukung oleh rumah produksi Paragon Pictures, Ideosource Entertainment, Legacy Pictures, WOW Multinet Pictures, dan Virtuelines Entertainment.
 
Selain Jerome, Lukman Sardi juga kembali memerankan karakter Romo Rendra. Sekuel ini turut menghadirkan sejumlah wajah baru, seperti Venly Arauna, Keysha Angelica, Sisca Saras, Lydia Kandou, Kiki Narendra, Ferry Salim, Feby Febiola, hingga Faiz Vishal.
 
Rencananya, proses syuting film ini akan dimulai pada April 2026.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA