Rizal Mantovani dan Jose Poernomo (Foto: screenplayfilms)
Rizal Mantovani dan Jose Poernomo (Foto: screenplayfilms)

Jose Poernomo dan Rizal Mantovani Kembali Membuat Film Jailangkung

Agustinus Shindu Alpito • 27 April 2017 17:55
medcom.id, Jakarta: Penggemar film horor Indonesia tentu akrab dengan film Jelangkung arahan sutradara Jose Poernomo dan Rizal Mantovani yang dirilis pada 2001. Pasangan sutradara itu kini kembali berkolaborasi setelah 16 tahun, dan membuat film berjudul Jailangkung.
 
“Tapi Jailangkung ini semuanya baru ya! Enggak ada kaitannya dengan film 16 tahun lalu itu. Mulai dari sisi cerita, latar cerita, tokoh, kemasan hingga pemain sangat berbeda. Selain itu, sama sekali tidak ada kaitannya dengan film awal,” kata Rizal Mantovani.
 
Hal serupa juga dipastikan oleh Jose, bahwa kedatangan mereka berdua bukan untuk menghadirkan apa yang pernah mereka lakukan, tetapi memberikan sesuatu yang baru dan menyegarkan.

“Kami berdua memiliki visi yang sama ketika ditawari menggarap film Jailangkung. Rasanya begitu banyak energi yang ingin kami wujudkan kembali di film kali ini. Bahwa muncul keinginan menghasilkan kembali film fenomenal, itu sudah menjadi bagian dari pekerjaan kami kali ini,” imbuh Jose.
 
Masing-masing sutradara, baik Jose dan Rizal, sudah memiliki karier penyutradaraan yang panjang pasca Jelangkung (2001). Hal itu pula yang menjadi tantangan bagi mereka, menyatukan dua kepala.
 
“Dan mengendapkan ego itu kami selesaikan sebelum produksi berjalan. Kami justru menemukan visi baru, rencana-rencana baru yang kami tuangkan semuanya di Jailangkung ini,” kata Jose.
 
Dalam mewujudkan film ini, keduanya bekerjasama dengan rumah produksi Screenplay Films. Mereka merasa salah satu tantangan yang dihadapi pada saat ini adalah menembus imun rasa takut penonton. Untuk itu Jose-Rizal akan menggunakan adegan-adegan yang menurut keduanya terbilang baru, yang belum pernah digunakan dalam film-film horor lain.
 
Proyek film ini masih dalam tahap produksi dan akan dirilis pada Lebaran 2017.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA