"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan apresiasi positif untuk film ini. Tapi, terus terang saya tidak menyangka Presiden Turki, Erdogan sampai memberikan memberikan perhatian khusus untuk film ini," kata Ody Mulya dalam keterangan tertulisnya.
Ody pun berharap suatu saat film yang dibintangi Acha Septriasa dan Abimana itu bisa tayang di Turki atau negara lain. Pasalnya, menurut Ody, film garapan Rizal Mantovani ini memiliki pesan yang cocok bagi umat Muslim di dunia.
"Mudah-mudahan selain di Indonesia, film ini bisa tayang juga di Turki. Sehingga, harapan saya, agar film ini bisa dinikmati oleh masyarakat seluas-luasnya bisa tercapai karena muatannya yang begitu baik dan syarat pesan di dalamnya dan sangat mendidik," terangnya.
Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 diangkat dari novel laris karya Hanum Rais dan Rangga Almahendra. Hanum pun tak menyangka dengan respons positif yang diterima terhadap novel dan filmnya. Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 akan ditayangkan pada 8 Desember 2016.
"Tujuan saya dan mas Rangga hanya ingin memupuk rasa kebanggaan terhadap kalangan muslim yang memiliki nenek moyang yang berani. Saya dan Rangga, juga ingin berkata bahwa Amerika tak sekadar Las Vegas dan Rugby, ada kebesaran Islam juga di sana," kata Hanum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News