Keluarga Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X duduk di kursi di dalam Bioskop XXI Yogyakarta.
Keluarga Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X duduk di kursi di dalam Bioskop XXI Yogyakarta.

Hanung: Kisah di Balik Bumi Manusia Lebih Besar Dibandingkan Filmnya

Hiburan film bumi manusia
Ahmad Mustaqim • 14 Agustus 2019 14:17
Yogyakarta: Sejumlah tokoh menyaksikan film Bumi Manusia yang disutradarai Hanung Bramantyo, di Bioskop XXI Yogyakarta, Selasa malam, 13 Agustus 2019. Tokoh yang hadir seperti Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X; istrinya sekaligus anggota DPD, GKR Hemas; serta salah seorang putri, GKR Madu Retno.
 
Film Bumi Manusia mulai tayang di sejumlah bioskop di tanah air pada 15 Agustus 2019. Film yang diadaptasi dari novel Bumi Manusia karya salah satu maestro sastra Pramoedya Ananta Toer. Novel ini menjadi salah satu karya besar karena diterbitkan ke dalam 33 bahasa.
 
Hanung mengatakan, kisah di balik film lebih memiliki sejarah besar. Sebab, Pramoedya menulis naskah buku itu dari balik jeruji besi. Bahkan, ketika naskah sudah menjadi buku sempat terjadi pelarangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sungguh sebuah drama yang lebih besar dibandingkan filmnya," kata Hanung.
 
Ia menyatakan berusaha menjalankan atau mengatur alur film dengan sejumlah keterbatasan. Film yang melibatkan sekitar seribu kru dan artis itu digarap 80 persen berlatar di Yogyakarta.
 
"Saya pribadi kami di sini berusaha menunaikan yang terbaik dari keterbatasan. Film ini hanya ada tujuh orang yang dimainkan di Jakarta. Selebihnya ada di Yogya," kata dia.
 
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengapresiasi film karya orang Indonesia sendiri. Ia mengaku cukup tahu sosok keluarga Hanung.
 
"Film (Bumi Manusia) ini buatan Hanung, yang kebetulan saya kenal dengan bapaknya," ucap Sultan.
 
Menurut dia, penonton usai menonton bisa mengkritisi berbagai aspek. Bukan sebatas cerita, kostum pada zaman cerita itu dibuat, hingga ligthing film.
 
"Harapan saya film ini jadi unggul. Semoga kita keluar dari sini (bioskop) kita bisa puas, karena di situlah film Indonesia bisa maju. Semoga karya Hanung bisa meningkatkan kualitas film Indonesia," ujar Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta ini.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif