Poster Film Operasi Pesta Copet (Foto: Imajinari)
Poster Film Operasi Pesta Copet (Foto: Imajinari)

6 Rekomendasi Film Indonesia yang Sedang Tayang di Bioskop

Elang Riki Yanuar • 30 Agustus 2026 09:00
Ringkasnya gini..
  • Weekend ini, enam film Indonesia dari genre komedi hingga horor siap menjadi pilihan tontonan di bioskop.
  • Operasi Pesta Copet, Harusnya Horor, dan Paket Santet menawarkan hiburan dengan cerita unik, dari aksi pencopetan hingga teror ilmu hitam.
  • Drama Dan Bandung, Ayah, Aku Mau Cerita, dan Rumah Singgah menghadirkan kisah cinta, keluarga, serta perjuangan hidup yang menyentuh.
Jakarta: Memasuki weekend, ada banyak pilihan film Indonesia yang bisa menjadi tontonan di bioskop saat ini, mulai dari komedi, horor, drama keluarga, hingga kisah penuh haru. Masing-masing menawarkan cerita dan warna yang berbeda, sehingga penonton bisa memilih sesuai selera.
 
Bagi Sobat Medcom yang sedang mencari rekomendasi film lokal untuk mengisi waktu luang, sejumlah judul berikut bisa masuk dalam daftar tontonan. Berikut enam film Indonesia yang sedang tayang di bioskop dan menarik untuk disimak.
   

Rekomendasi Film Indonesia yang Sedang Tayang di Bioskop

1. Operasi Pesta Copet

Operasi Pesta Copet menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod yang selama ini dikenal sebagai drummer grup musik Seringai. Film produksi Imajinari, Angin Segar, dan Boss Creator ini ditulis Edy bersama Rino Sarjono. Ceritanya mengikuti Ijal (Iqbaal Ramadhan) yang kehilangan pekerjaan akibat PHK massal dan terpaksa mencari cara untuk melunasi utang ibunya.
 
Dalam kondisi terdesak, Ijal diajak Silet (Fauzan Lubis) mencopet ponsel di pasar. Bersama Adut (Kristo Immanuel), Melodi (Kawai Labiba), dan Tia (Zulfa Maharani), mereka kemudian merencanakan aksi pencopetan massal dengan menyasar penonton festival musik Pestapora. Namun, rencana tersebut justru membawa mereka pada berbagai konflik dan konsekuensi tak terduga.

2. Harusnya Horor

Harusnya Horor menjadi debut Reza “Arap” Oktovian sebagai sutradara. Film komedi fantasi produksi Ess Jay Pictures ini mengisahkan seorang setan wibu yang minder dan mendapat tugas dari akhirat untuk menakut-nakuti 100 ribu manusia. Masalahnya, ia justru tidak memiliki kemampuan untuk menakuti manusia dan malah merasa takut sendiri.
 
Demi menyelesaikan tugas tersebut, ia bergabung dengan sekelompok content creator horor gadungan yang sedang mengalami masalah keuangan. Bersama mereka, sang setan berusaha membuat konten viral dengan berbagai cara kocak. Namun, perjalanan tersebut membuatnya harus memilih antara memenuhi ambisi pribadi atau menyelamatkan satu-satunya keluarga yang dimilikinya.

3. Paket Santet

Disutradarai Dinna Jasanti dan diproduksi BASE Entertainment, Paket Santet menghadirkan teror ilmu hitam yang bermula dari sebuah paket misterius. Ceritanya mengikuti tujuh mahasiswa yang menemukan paket tanpa nama dan identitas pengirim. Karena penasaran, mereka pun memutuskan untuk membukanya.
 
Keputusan tersebut justru menjadi awal dari serangkaian kejadian mengerikan. Setelah paket dibuka, mereka diteror kekuatan gaib hingga satu per satu mulai menjadi korban. Ketujuh mahasiswa itu pun harus mengungkap asal-usul paket dan mencari cara untuk menghentikan kutukan sebelum semuanya terlambat.
 

4. Dan Bandung

Dan Bandung merupakan adaptasi novel terbaru karya Pidi Baiq yang disutradarai Rudi Soedjarwo. Film ini mengisahkan Basil yang masih dihantui luka setelah hubungannya dengan Elma berakhir. Ia kemudian pergi ke Amsterdam untuk mencoba melupakan masa lalu dan memulai kehidupan baru.
 
Di Belanda, Basil bertemu Nadine, mahasiswi Indonesia yang tanpa sengaja mengingatkannya pada Elma. Pertemuan tersebut membuat Basil kembali berhadapan dengan kenangan lama hingga akhirnya memutuskan pulang ke Bandung. Namun, kepulangannya justru membawanya pada sebuah rahasia besar yang kembali mengguncang hidupnya.
 

5. Ayah, Aku Mau Cerita

Disutradarai sekaligus ditulis Danial Rifki, Ayah, Aku Mau Cerita mengangkat drama keluarga yang berpadu dengan konflik kriminal. Film ini dibintangi Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Niken Anjani, dan Ziva Magnolya, serta mengikuti kehidupan Andi Budiman bersama istri dan dua anaknya di Desa Banaran.
 
Kehidupan sederhana mereka berubah setelah putri remaja Andi menjadi korban pelecehan dan tanpa sengaja menyebabkan pelaku meninggal ketika berusaha membela diri. Situasi semakin rumit karena pelaku ternyata anak tunggal seorang kapolres. Andi pun harus menggunakan kecerdasan, naluri, dan pengetahuannya untuk melindungi keluarganya dari ancaman aparat.
 

6. Rumah Singgah

Rumah Singgah menjadi film terbaru Adhisty Zara yang disutradarai Dyan Sunu Prastowo. Film ini mengikuti Karla, seorang atlet lari yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah didiagnosis mengidap kanker tulang. Ia kemudian tinggal di sebuah rumah singgah dan bertemu dengan Luki, Toni, serta Pika.
 
Keempatnya perlahan membangun persahabatan dan saling menguatkan di tengah perjuangan menghadapi kondisi masing-masing. Dengan bantuan Mang Didu dan Bu Andin, mereka berusaha mengejar mimpi, menciptakan kenangan, serta menikmati setiap momen kehidupan di tengah keterbatasan.
 

 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA