Film You and I (Foto: dok. kawankawanmedia)
Film You and I (Foto: dok. kawankawanmedia)

Film You and I Bakal Menguras Air Mata Penonton

Sunnaholomi Halakrispen • 14 April 2021 19:50
Jakarta: Salah satu film karya anak bangsa, You and I, dikemas dengan membuat penontonnya mengharukan bahkan menguras air mata. Film ini telah tayang di Bioskop Online sejak 9 April 2021 dengan harga tiket mulai dari Rp10.000.
 
Film You and I menceritakan tentang Kaminah dan Kusdalini, dua sahabat yang dipertemukan di penjara. Keduanya mengenang kehidupan pahit mereka sebagai mantan tahanan politik pada 1965 dan berusaha tak melupakan sejarah kelam yang pernah dilewati.
 
Kisah mereka dikemas menjadi sebuah film dokumenter. Film arahan sutradara Fanny Chotimah ini berhasil menyabet berbagai penghargaan dari luar dan dalam negeri, seperti Asian Perspective Award dari 12th DMZ International Documentary Film Festival.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, terpilih mendapatkan Official Selection di Asian Vision dari Singapore International Film Festival 2020. Juga memenangkan Film Dokumenter Panjang Terbaik dari Festival Film Indonesia 2020.
 
Film yang mampu menguras air mata penonton ini mewakili keinginan sang sutradara yang ingin menyuarakan keadilan. Sebab, apa yang dialami Kaminah dan Kusdalini adalah bentuk ketidakadilan, yang mungkin dialami siapa saja.
 
"Saya tidak pernah bisa membayangkan bagaimana menemukan belahan jiwa di tempat yang mengerikan, di mana tak ada seorang pun mau mengalaminya. Mereka bertemu di masa muda mereka yang gemilang di penjara dan kemudian melalui hidup dengan mimpi yang telah hancur selama lebih dari 50 tahun," tutur Fanny Chotimah dalam siaran pers.
 
Fanny memaparkan bahwa mereka harus dipenjara tanpa proses peradilan, yang merupakan gambaran ketidakadilan. Hal tersebut menjadi perhatian Fanny, karena bukan tidak mungkin ketidakadilan itu terjadi juga pada masyarakat lain.
 
"Saya percaya pada keadilan dan kemanusiaan. Banyak perasaan yang tertuang dalam film dokumenter ini, termasuk rasa kehilangan di saat salah satu dari mereka pergi lebih dulu," jelasnya.
 
"Semua perasaan ini sangat manusiawi, dan ini adalah kami, Anda dan saya. Film ini bukan hanya tahun terakhir hubungan mereka, tetapi juga tahun terakhir kehidupan mereka," tambahnya.
 
Di sisi lain, President Digital Visinema Group Ajeng Parameswari menuturkan, Bioskop Online sangat mengapresiasi karya-karya anak bangsa dan menjadi wadah para sineas Indonesia untuk membagikan karya mereka. Salah satunya, film You and I yang dilihat sebagai film dokumenter berkualitas yang begitu humanis.
 
"Harapan kami adalah bahwa film You and I bisa dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat, bisa sama-sama mengapresiasi, dan meneruskan semangat juang Mbah Kaminah dan Mbah Kusdalini," pungkas Ajeng.
 
 
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif