Maudy Koesnadi kembali memerankan tokoh Zaenab dalam kisah Si Doel the Movie (Foto: Agustinus Shindu Alpito)
Maudy Koesnadi kembali memerankan tokoh Zaenab dalam kisah Si Doel the Movie (Foto: Agustinus Shindu Alpito)

Maudy Koesnaedi Beri Alasan Kenapa Penonton Harus Menjadi Tim Zaenab

Hiburan si doel the movie
Agustinus Shindu Alpito • 23 Juli 2018 18:30
Amsterdam: Sejak kisah Si Doel diangkat ke layar lebar, jagat media sosial diramaikan dengan ragam pro dan kontra atas dua sosok perempuan, Sarah dan Zaenab.
 
Seperti dalam serial televisi, Sarah dan Zaenab masih diperankan oleh orang yang sama, Cornelia Agatha dan Maudy Koesnaedi. Keduanya mewakili karakter yang berbeda, namun sama-sama memikat.
 
Dalam cerita Si Doel sebelumnya, Doel menikah dengan Sarah. Namun pernikahan mereka tidak mulus dan bayang-bayang Zaenab tetep hadir. Dalam hal ini, Si Doel The Movie akan menjawab kelanjutan kisah cinta segitiga ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ditemui di Amsterdam, Senin 23 Juli 2018, Maudy memberikan alasan kenapa Zaenab seharusnya yang mendapat simpati dalam kisruh cinta segitiga mereka.
 
"Awal- awal kaget sih (lihat respons warganet soal tim Zaenab dan tim Sarah). Karena kami selama 24 tahun dari tahun 1994 main Si Doel, dan pertikaian atau perebutan ini sudah ada dari zaman dulu ya."
 
"Terus tiba-tiba mulai 2018 ada garis keras tim Sarah dan Zaenab. Aku agak syok ada apa. Cuma ya setelah ke sini aku ketawa-ketawa saja," ujar Maudy.
 
Lantas, menurut Maudy, apa nilai lebih karakter Zaenab yang seharusnya membuat penggemar film Si Doel bersimpati?
 
"Dia (Zaenab) itu tulus mencintai, ikhlas. Zaenab memandang Doel sebagai 'UUD 45,' (mengagumi) pandangan hidup dia. Dia (Zaenab) mendampingi Bang Doel dengan ikhlas dan dia tau kalau Sarah masih mencintai Doel."
 
"Perempuan mana yang bisa begitu? Hanya ada di skenario Bang Doel," papar Maudy sembari tertawa.
 
Menanggapi ragam komentar warganet, Maudy tidak ambil pusing. Dia menanggapi semua itu sebagai wujud kerinduan dan kedekatan warganet atas kisah Si Doel.
 
"Awal-awal baper (terbawa perasaan) sih bacanya, terus aku bilang ke suami, 'Masa aku dibilang pelakor (perebut suami)?' Dan dia nanya apa itu pelakor?"
 
"Dia bilang berarti itu bagus. Orang jadi pada baper. Karena setiap karakter dalam film itu menyumbang rasa. Termasuk rasa sebal. Jadinya kalau ada yang sebal gara-gara Zaenab ya berarti tetap ada rasanya daripada aku ada di situ tetapi enggak menyumbang rasa apa-apa atau kontribusi apapun," tambah Maudy.
 
Si Doel The Movie tayang perdana di Pathe Tuschinski, Amsterdam pada Senin malam, 23 Juli 2018. Kemudian film ini akan diputar serentak di bioskop-bioskop Indonesia pada 2 Agustus 2018.
 

 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif