Yayasan Kursi Putih (Kupu) merilis film pendek berjudul Misti. Film ini mengandung pesan nilai-nilai kebangsaan dan bermuatan edukasi (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Yayasan Kursi Putih (Kupu) merilis film pendek berjudul Misti. Film ini mengandung pesan nilai-nilai kebangsaan dan bermuatan edukasi (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Misi Mulia Film Misti

Gervin Nathaniel Purba • 28 Agustus 2019 19:01
Jakarta: Pergeseran nilai Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara sangat terasa, beberapa waktu terakhir. Terutama pada momen pesta demokrasi.
 
Kondisi tersebut tentu tak bisa dibiarkan begitu saja. Yayasan Kursi Putih (Kupu) tergerak untuk ikut berperan merekatkan kembali persatuan dan kesatuan, serta mengembalikan semangat Pancasila di masyarakat.
 
Cara yang ditempuh Kupu ialah dengan memanfaatkan media film. Kupu merilis film pendek berjudul Misti. Film ini mengandung pesan nilai-nilai kebangsaan dan bermuatan edukasi.

"Kami ingin mengingatkan kembali. Terutama setelah penyelenggaraan pesta demokrasi, kami merasa masyarakat kurang bersatu. Kami memasukkan semua unsur itu untuk mengingatkan kembali (nilai-nilai Pancasila). Kita masih satu dan menjaga NKRI," ujar Pembina Kupu Adis Prasetyo, ditemui pada konferensi pers film Misti, di Ice Palaced, Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Selasa, 27 Agustus 2019.
 
Film Misti berkisah tentang perjuangan seorang gadis remaja yang hidup di pemukiman nelayan kota Jakarta. Dia berjuang melanjutkan sekolah, meskipun terhambat kemiskinan dan dihadang budaya menikah muda di lingkungannya.
 
"Film Misti diharapkan dapat menggugah semangat generasi muda untuk mencapai pendidikan setinggi-tingginya," ujar Adis.
 
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Yayasan Kursi Putih Puteri Airlangga menegaskan kisah ini bukan fiksi belaka. Di beberapa tempat di Indonesia, bahkan di Jakarta, masih ada anak-anak putus sekolah, khususnya perempuan karena menikah di bawah umur.
 
"Film ini menggugah rasa empati anak-anak kita yang bisa bersekolah tanpa hambatan berarti, bahwa masih ada saudara-saudara sebangsa kita yang masih harus memperjuangkan hak untuk mendapatkan pendidikan," kata Puteri.
 
"Jadi kami berharap, setelah nonton Misti, anak-anak, jadi semangat sekolah," katanya, menambahkan. 
 
Film Misti dikemas secara artistik dengan sinematografi yang membangun dramatik cerita dan didukung oleh akting para pemain yang sesuai karakter. 
 
Mereka adalah Eliza Niza sebagai Misti, didampingi Maryam Supraba, Hery Cahyono, Ronny Chandra, Bi Peyek, Adri Basuki, dan Kressa Della. Film ini juga memberikan kesempatan tampilnya potensi lokal dari komunitas film indie Indramayu, yaitu Bi Peyek.
 
Film Misti akan ditayangkan di Metro TV, pada 31 Agustus 2019, pukul 15.30 WIB. Film Misti juga dapat disaksikan melalui portal berita Medcom.id dan Mediaindonesia.com.
 
Misi Mulia Film Misti
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)




TERKAIT

BERITA LAINNYA