Jakarta: Davina Karamoy mengungkap tantangan saat menjalani proses syuting film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali. Di film ini Davina harus beradu akting dengan sahabat lamanya, Farhan Rasyid sehingga membuat dia kesulitan menjaga fokus ketika kamera mulai merekam.
Mengusung drama keluarga yang penuh emosi, film ini menyoroti kisah Dinar, seorang perempuan muda yang berjuang menghadapi persoalan keluarga, cinta, dan tekanan ekonomi di tengah hubungan yang begitu dekat dengan sang ibu.
Dalam film tersebut, Farhan Rasyid memerankan Faiz, sosok kekasih Dinar yang selalu hadir memberikan dukungan di tengah berbagai masalah yang dihadapi perempuan itu. Keduanya pun memiliki banyak adegan emosional yang menuntut chemistry kuat sebagai pasangan.
Meski sudah saling mengenal selama bertahun-tahun, Davina mengakui hubungan persahabatan mereka justru menjadi tantangan tersendiri selama syuting berlangsung. Ia mengaku beberapa kali sulit membedakan suasana serius dan momen bercanda bersama Farhan.
"Farhan itu sahabat lamaku, sulitnya menahan tawa dan membedakan serius dengan bercanda," kata Davina Karamoy saat ditemui di Travoy Hub, Jakarta.
Di sisi lain, Farhan menilai kedekatan mereka justru membantu membangun chemistry sebagai pasangan di layar lebar. Menurutnya, rasa saling percaya yang sudah terjalin sejak lama membuat proses pengambilan gambar menjadi lebih nyaman.
“Aku dan Davina sudah berteman sekitar lima sampai enam tahun. Jadi untuk membangun chemistry itu lebih mudah,” kata Farhan.
Selain tantangan saat beradu akting dengan sahabat sendiri, Davina juga harus keluar dari zona nyamannya demi memerankan karakter Dinar. Ia mengungkapkan bahwa sifat Dinar sangat berbeda dengan kepribadiannya di kehidupan sehari-hari sehingga membutuhkan proses pendalaman karakter yang tidak singkat.
“Dinar itu introvert, sedangkan aku aslinya bukan seperti itu. Jadi aku harus benar-benar menyesuaikan diri dengan karakter ini,” katanya.
Tak hanya mendalami karakter dari sisi emosional, Davina juga mengubah penampilannya agar semakin menyerupai Dinar. Ia memilih menggunakan poni sebagai bagian dari transformasi karakter yang diperankannya. Bahkan sejak sesi pembacaan naskah pertama, aktris tersebut sudah terbawa suasana hingga meneteskan air mata.
“Waktu reading pertama, aku sampai nangis karena naskahnya emosional banget,” ujarnya, di Travoy Hub, Makasar, Jakarta Timur
Sutradara M. Amrul Ummami menjelaskan alasan memilih Davina sebagai pemeran utama karena melihat kemampuan aktris tersebut dalam menampilkan perubahan emosi karakter secara bertahap. Menurutnya, Dinar membutuhkan sosok yang mampu membawa penonton ikut merasakan perjalanan batin tokoh utama.
“Davina dipilih karena dia bisa memaksimalkan potensi aktingnya dan sangat pas untuk memerankan transisi emosi Dinar,” ujarnya.
Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali juga menghadirkan sosok Mama Endang yang diperankan Vonny Anggraini. Karakter ibu tunggal tersebut menjadi pusat emosi cerita karena diam-diam menyimpan penyakit kanker dan utang peninggalan suaminya agar sang anak tidak ikut menanggung beban hidup.
Selain Davina Karamoy, Farhan Rasyid, dan Vonny Anggraini, film ini turut dibintangi Bismo Satrio, Nadzira Shafa, serta Mazaki Ahmad dan akan mulai menyapa penonton Indonesia pada 30 Juli 2026.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan