Sunil Samtani produser Pengabdi Setan (Foto: instagram)
Sunil Samtani produser Pengabdi Setan (Foto: instagram)

Produser Pengabdi Setan Bersyukur Industri Film Indonesia Pulih dari Pandemi

Elang Riki Yanuar • 22 Agustus 2022 10:00
Jakarta: Industri film menjadi salah satu sektor paling terkena dampak ketika pandemi melanda Indonesia. Proses syuting hingga bioskop ditutup agar mencegah penyebaran virus covid-19.
 
Setelah dua tahun berlalu, perlahan tapi pasti industri film mulai bangkit. Sejumlah film yang sempat tertunda mulai ditayangkan di bioskop, termasuk film-film yang diproduksi selama pandemi. Pulihnya industri film Indonesia dirasakan Sunil Samtani, bos rumah produksi Rapi Film yang menaungi film Pengabdi Setan.
 
Salah satu indikator nyata mulai membeludaknya penonton di bioskop. Sebut saja film KKN di Desa Penari yang mencetak rekor film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan meraih 9,2 juta penonton.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut data dari Kemenparekraf, setengah tahun berjalan, jumlah penonton bioskop sudah menembus angka 21 juta pada 2022. Angka ini meningkat lima kali lipat dari jumlah penonton bioskop pada 2021 yang hanya meraih 4,2 juta.
 
"Saya rasa sudah pulih. Kita bisa lihat dari jumlah penonton film KKN di Desa Penari saja sudah 9 juta lebih. Termasuk film lain," kata Sunil Samtani saat berbincang dengan Medcom.id.
 
Proses syuting disebut Sunil juga sudah normal seperti sebelum pandemi. Bedanya saat ini tim produksi mengdatapsi kebiasaan baru berupa menjaga protokol kesehatan ketat.
 
"Syuting juga sudah aman. Protokol kesehatan tetap ada dan kita jaga, tapi syuting sudah bisa dikatakan normal. Makanya sudah bikin banyak series atau film lagi," katanya.
 
Sunil pun bersyukur industri film Indonesia mulai pulih. Meski selama pandemi tak sepenuhnya mati, Sunil berharap industri film Tanah Air terus menunjukkan perkembangan.
 
"Sebenarnya tidak bisa dibilang mati juga saat pandemi. Karena syuting beberapa ada yang tetap jalan. Hanya saja lokasinya tertutup," tutupnya.
 
 
 
(ELG)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif