Film bergenre horor ini mengangkat kisah sekelompok content creator yang melakukan penelusuran ke sebuah rumah sakit di Korea Selatan yang dikenal angker. 402 Rumah Sakit Angker Korea dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 9 Juli 2026.
Menariknya, film ini merupakan remake dari film horor Korea berjudul Gonjiam: Haunted Asylum karya sutradara Jung Bum-sik. Dalam acara konferensi pers yang digelar pada 16 April 2026, Anggy Umbara mengungkapkan bahwa proses penggarapan film ini memakan waktu cukup lama, yakni dua tahun.
“Meremake ini prosesnya 2 tahun ya,” kata Anggy.
Selain didukung sejumlah aktor Indonesia, film ini juga melibatkan influencer asal Korea Selatan. Ia juga membagikan pengalaman seru sekaligus tantangan selama proses produksi, terutama saat mengeksplorasi gaya pengambilan gambar dengan konsep found footage.
“Dan yang asik di sini adalah eksplorasinya, tantangannya membuat fun footage itu segimana secara teknikalnya, secara storynya, editingnya, semuanya,” ucapnya.
Dari segi teknis, produksi film ini terbilang rumit karena menggunakan banyak kamera untuk menangkap berbagai sudut pengambilan gambar secara bersamaan, sesuai konsep vlog dalam cerita.
“Kamera kita tempel, satu orang ada yang pakai 2 kamera, ada yang pakai 3 kamera gitu. Jadi kita hitung, wah banyak banget, lebih dari 20 gitu kan ya, 22 kamera kecil, terus ada DSLR,” jelas Anggy.
Ia menambahkan, penggunaan kamera dalam jumlah besar membuat proses syuting terasa seperti memantau banyak layar sekaligus.
“Terus ada yang banyak kan, yang 28 kamera itu saya kalau shooting nih, monitornya banyak banget sih kayak lagi nonton CCTV gitu. Jadi kita setiap muka nih ya, makanya ribet banget lah dan itu harus tepat gitu,” ucap Anggy.
Dengan konsep ambisius serta pendekatan teknis yang detail, 402 Rumah Sakit Angker Korea diharapkan mampu menghadirkan pengalaman horor yang berbeda bagi penonton Indonesia.
(Maiza Jasmine A.R)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News